JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kajian Adaptasi Paket Teknologi Produksi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) Pada Tanaman Jeruk Spesifik Lokasi Sumatera Barat Oleh Novi Aldi, SP

Kajian Adaptasi Paket Teknologi Produksi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) Pada Tanaman Jeruk Spesifik Lokasi Sumatera Barat.

Banyak Faktor Yang Menentukan Peningkatan Pendapatan Petani Jeruk Antara Lain Luas Lahan Yang Ditanami Pohon Jeruk, Jumlah Produksi Jeruk Yang Dihasilkan Saat Masa Panen, Harga Jual Jeruk Per Kilogramnya Di Pasaran, Dan Biaya Usaha Tani Yang Dikeluarkan Pada Masa Perawatan Pohon.Teknologi Yang Mampu Memecahkan Solusi Bagi Masalah Petani Dalam Membudidayakan Jeruk Adalah Teknologi Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun Yang Dikenal Dengan Bujangseta, Yakni Teknologi Untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Jeruk Sehingga Setiap Tanaman Mampu Memproduksi Buah Secara Berjenjang Sepanjang Tahun. Bujangseta Diharapkan Mampu Mengatasi Permasalahan Petani, Konsep Dari Bujangseta Adalah Produksi Jeruk Yang Bisa Berbuah Sepanjang Tahun (Off Season) Dan Menghasilkan Buah Bermutu Premium Seragam, Citarasa Sesuai Pasar, Kulit Buah Mulus Dengan Harga Memadai. Teknologi Bujangseta Terdiri Dari: 1.Prunning Atau Pemangkasan Pengaturan Tajuk Atau Kanopi Dengan Cara Pemangkasan Tujuan Dari Pemangkasan Adalah Memacu Pertumbuhan Tanaman Dimana Tanaman Akan Tumbuh Lebih Sehat Karena Akan Memacu Pertunasan Vegetatif Dan Generatif Lebih Seimbang, Serta Kelembaban Dalam Tajuk Dapat Dikurangi Dan Secara Otomatis Penyakit Akan Lebih Mudah Dikendalikan. 2. Nutrisi Atau Pemupukan Pemberian Nutrisi Organik Berupa Pupuk Kandang Sebanyak 40 Kg Pada Tanaman Jeruk Umur 4.5 Tahun Sehingga Tekstur Dan Struktur  Meningkat. Pola Aplikasi Peberian Pupuk Npk Majemuk Yaitu Kombinasi Pemberian Pupuk Npk Dalam Bentuk Padat Dan Pupuk Npk Dalam Bentuk Cair Atau Kocor Secara Bergantian Dengan Interval 1.5 Bulan. Aplikasi Pupuk Npk Padat Yang Ditanam Melingkar Dan Ditimbun Dibawah Tajuk Bagian Terluar Tanaman Dengan Dosis 500 Gr Dengan Interval Perlakuan 3 Bukan Sekali. Langkah Kedua Melakukan Aplikasi Pupuk Npk Cair Dengan  Cara Melarutkan Terlebih Dahulu  Pupuk Pupuk Npk Padat Dengan Konsentrasi (1000 Gr) +  Pupuk Za (250 Gr) Yang Dicairkan Atau Dilarutkan Kedalam Air Sebanyak 200 Liter Dan Di Kocorkan Merata Pada 10 Tanaman ( 20 Liter Pertanaman) Secara Merata Pada Tanah Dibawah Bagian Tajuk Tanaman , Diberikan Pada Waktu 1,5 Bulan Setelah Aplikasi Pupuk Padat,  Dan Dilakukan Secara Bergantian Dengan Interval Pemberian 3 Bulan Sekali. Sehingga Akan Diperoleh Kombinasi Pemebian Pupuk Padat Dan Pupuk Kocor Secara Bergantian Masing Masing 4 Kali. Tujuan Pemberian Pola Pemberian Pupuk  Kondisi Tanaman Yang Sehat Yang Mampu  Tumbuh Dengan Baik, Berbuanga Dan Berbuah Secara Kontinyu. Dan Aplikasi Pupuk Kiserit (Mgso4) Pemberian Penambahan Pupuk Kiserit Dengan Dosis Pemberian 50 Gr Per 20  Liter Air Per Aplikasi Dan Diberikan  Pada Saat Umur Buah 15 Dan 25 Minggu Setelah Bunga Mekar. Tujuannya Untuk Meningkatkan Kadar Rasa Manis Buah Disaat Masak Fisiogis.3.Tata Kelola Air.Pengairan 4.Pola Pengendalian  Hama Dan Penyakit Upaya Untuk Mengendalikan Penyakit Dititikberatkan Pada Penyakit Burik Kusam, Embun Jelaga Dengan Mengendalikan Hama Penyebabnya Diantaranya  Aphis, Trip, Kutu Dompolan  Dan Kutuk Sisik Dengan Model Pengendalian Perpaduan Antara Monitoring Dan Interval Pengendalian  Secara Berkala. Tujuannya  Siklus Perkembangan Dan Serangan Hama Dan Penyakit Dapat Dan Mudah Dikendalikan Sehingga Diperoleh Buah Yang Berkualitas Premium.

Kata Kunci: Bujangseta, Jeruk, Teknologi.

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)