JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Penyusunan Ransum Ternak Ayam KUB

Salah satu kegiatan diseminasi inovasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat pada tahun 2018 di Kota Sawahlunto adalah bimbingan teknis penyusunan ransum dengan melakukan gelar inovasi budidaya ayam KUB. Bimbingan teknis ini bertujuan untuk memperlihatkan inovasi baru penyusunan ransum kepada peternak  dengan memanfaatkan potensi sekitar.

Ransum adalah campuran bahan pakan dalam komposisi tertentu sehingga mencukupi kebutuhan ayam akan zat makanan secara tepat dan seimbang sehingga dapat menunjang pertumbuhan, produksi dan reproduksi ayam secara normal, tanpa terjadinya  kekurangan atau kelebihan akan salah satu zat makanan.

Beberapa hal yang harus  diperhatikan dalam menyusun ransum sendiri untuk ternak ayam KUB, yaitu :

  1. Komposisi bahan pakan dalam ransum.

Komposisi bahan pakan yang dapat dipakai oleh peternak ayam KUB yang menyusun ransum sendiri adalah :

  • 50-75 % bahan yang berasal dari tanaman yang banyak mengandung karbohidrat seperti; jagung, tepung singkong, dedak dan lain-lain.
  • 20-25 % bahan pakan dari tanaman yang banyak mengandung protein nabati, seperti; bungkil kedele dan bungkil kelapa.
  • 5-10 % bahan pakan berasal dari hewan yang banyak mengandung protein hewani, seperti; tepung ikan, tepung kepala udang, ikan rucah, dan tepung bekicot.
  • 2-5 % bahan campuran mineral, yaitu: tepung kapur sebagai sumber Ca, tepung tulang sebagai sumber pospor, dan garam dapur sebagai sumber natrium dan clor.
  • 2-5 % bahan sumber vitamin dapat berasal dari tepung daun singkong, tepung daun lamtoro, dan lain-lain.     
  1. Kebutuhan zat gizi ransum ternak ayam

Standar kebutuhan nutrisi bagi ayam perlu diketahui agar produksi optimum dapat dicapai. Standar kebutuhan gizi untuk ternak ayam dapat dikelompokkan  berdasarkan periode pemeliharaannya, seperti tabel  berikut:

[11:08, 6/4/2020] K" Wnda: 3. Kandungan zat gizi bahan pakan

Kandungan zat gizi dari bahan pakan yang umum  digunakan adalah sebagai berikut :

[11:08, 6/4/2020] K" Wnda: 4. Cara menghitung susunan ransum.

       Cara menghitung susunan ransum ayam dewasa dengan protein 17 – 18 % dan energi metabolisme 2600-2800 Kkal/kg. Untuk itu diperlukan komposisi bahan  antara lain : 19 % dedak halus, 15 % jagung giling, 59 % broiler starter, 5 % bungkil kedelai,

dan 2 % top mix, seperti berikut ini :

[11:08, 6/4/2020] K" Wnda: Jumlah pakan yang harus diberikan  sangat tergantung pada jenis ayam, kualitas pakan, dan ukuran badan ayam.  Kebutuhan pakan untuk ayam berumur 1 hari sampai 4 minggu sebanyak 5-25 gram/ekor/hari, umur 4 minggu sampai 7 minggu sebanyak 25-40 gram/ekor/hari, dan umur 8 minggu sampai bertelur sebanyak 50-90 gram/ekor/hari.

  1. Cara mencampur bahan.

Pencampuran bahan pakan dapat dilakukan dengan cara manual seperti berikut ini : (1) Susun bahan di lantai dari bahan yang paling banyak  jumlahnya hingga bahan yang paling sedikit, sehingga tumpukan bahan berbentuk gundukan; (2) Campurkan  setengah bagian, lalu letakan  dibagian kanan; (3) Lanjutkan mencampur setengah  bagian yang  lain, lalu letakan disebelah kiri; dan (4) Aduk merata campuran bahan sebelah kanan dan kiri hingga diperoleh campuran yang benar merata.

Uji coba yang dilakukan di 4 kelompoktani Kota Sawahlunto, masing- masing kelompoktani terdiri dari 25 rumah tangga peternak yang memelihara 20 ekor DOC mulai dari umur 1 hari sampai umur 10 minggu. Menggunakan pakan  pada umur 1 hari sampai 4 minggu berupa; broiler starter 511 Bravo dengan kandungan protein 21 % dan energi metabolisme 2900 Kkal/kg. Selanjutnya setelah Ayam berumur 4 minggu diberikan pakan campuran yang terdiri dari 48 % Broiler starter 511 Bravo, 46 % dedak halus, 3 % jagung dan 3 % tepung ikan rucah. Kandungan gizi pakan campuran tersebut adalah protein 16,917 % dan Energi Metabolisme 2772,86 Kkal/kg ransum dengan harga 1 kg Rp. 5649. Dari hasil uji coba tersebut, ternyata bobot badan ayam KUB lebih tinggi dari ayam kampung biasa, yakni  pada umur 10 minggu sudah mencapai 1041,38 gram/ekor, sehingga diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan  daging ayam dalam rangka swasembada daging. Bila dibandingkan pertumbuhan  ayam kampung biasa pada umur 10 minggu rata-rata bobot badan 700 gram/ekor.  (Aas)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 3.88 (4 Votes)