JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jeruk Lemon Tanaman Buah Kaya Manfaat

Jeruk lemon (Citrus limon) merupakan salah satu famili dari tanaman jeruk yang dikenal dengan nama citrun, buahnya berbentuk lonjong, bulat dengan diameter 5 -7 cm  atau lebih ada tonjolan pada ujungnya, tidak berbji kalau ada biasanya satu atau dua,  warna kulit pada buah yang telah matang berwarna kuning cerah, rasanya asam, sepet, sedikit manis. Lemon lebih populer dalam industri kuliner karena memiliki aroma citrus yang segar dan bagian yang digunakan air perasan dan kulitnya. Dibalik rasanya yang asam jeruk lemon  (Citrus limon)  merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan maupun untuk kecantikan.

Dibalik rasanya yang asam jeruk lemon  (Citrus limon)  merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan maupun untuk kecantikan. Gizi yang terkandung dalam jeruk lemon per 100 gram adalah:

AKG % = Angka Kecukupan Gizi harian berdasarkan diet 2000 kalori AKG dalam Bahasa Inggris disebut dengan Daily Value (DV) Sumber: DKBM Depkes, 2005 dan Sumber: USDA National Nutrient database         

            Jeruk lemon   memiliki potensi untuk dikembangkan, permintaan yang cukup tinggi di masyarakat setiap tahunya,   mempunyai  buah  yang kaya akan manfaat bagi tubuh, dan berkasiat untuk kesehatan dan kecantikan,  sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran dalam pengobatan tradisional, minuman seperti infus water dan bahan kosmetik.

           Saat sekarang ini dimasa pendemi Cofid-19 masyarakat diharapkan untuk mengkonsumsi  buah dan sayur yang kaya akan vitamin dan mineral, sangat baik sekali untuk dikonsumsi. Adapun cara mengkonsumsi  buah jeruk lemon dapat dilakukan dengan membuat minuman seperti infus water dalam bentuk panas, dingin, jus lemon, dan untuk campuran bahan kosmetik.  

  1. Manfaat
  2. Air perasan buah lemon sangat bermanfaat sebagai anti bakteri dan sebagai antioksidan, karena mengandung vitamin C.  Kadungan asam sitrat yang mampu menurunkan pH sel bakteri sehingga mampu menghambat aktivitas sel bakteri ( Berti, 2015).
  3. Menurut The World's Healthiest Foods, vitamin C membantu mencegah infeksi penyakit di dalam tubuh seperti:
  • Memperlancar pencernaan, dengan cara mengkonsumsi air lemon hangat  sangat baik dalam membersihkan liver. Kandungan dalam lemon dapat meningkatkan gerakan peristaltik di perut dan membantu buang air besar secara teratur, dan baik diminum setelah makan siang dan makan malam.
  • Merawat kesehatan mulut seperti perawatan gigi sehingga membuat nafas segar, sebagai pemutih gigi yaitu dengan mencampurkan jus lemon dengan sedikit baking soda, dan jangan terlalu sering menggunakannya karena kandungan asam pada perasan lemon bisa berpotensi merusak email gigi.
  • Dapat untuk mendetoks tubuh dari racun- racun yang selama ini tersisa dalam tubuh sehingga tubuh menjadi segar.
  • Dapat sebagai penurun berat badan karena lemon  mengandung pektin membuat perut terasa lebih kenyang sekaligus untuk menghidrasi tubuh.
  • Mengatasi Jerawat, dengan cara diiris menjadi beberapa bagian lalu gunakan untuk menggosok wajah di bagian yang timbul jerawatnya. Diamkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilas dengan air dingin. Ulangi selama beberapa hari agar jerawat bisa segera hilang.
  • Mencegah Kanker, karena dalam lemon terkandung 22 senyawa anti kanker seperti halnya limonin yang dikenal ampuh dalam memperlambat pertumbuhan tumor, kanker, juga mengandung flavonol glikosida dapat untuk menghentikan pembelahan sel kanker.
  • Meningkatkan produksi sel darah putih, dengan membuat infus water lemon yang mengandung vitamin C yang cukup tinggi di dalamnya, untuk meningkatkan produksi sel darah putih dan  baik untuk menjaga kekebalan tubuh dalam menjalankan fungsinya. 
  • Memiliki kandungan yang bersifat anti bakteri, dapat mematikan bakteri serta virus dengan sifat asamnya, dengan cara mengkonsumsi jus  lemon saat sedang sakit tenggorokan ataupun sakit perut. Sifat anti bakteri akan membunuh virus dan bakteri penyebab penyakit tenggorokan.
  • Menghindari masalah tekanan darah, dengan mengkonsumsi secara teratur dan mampu mengurangi tekanan darah seperti mual, pusing dapat menyegarkan  tubuh serta untuk mengurangi depresi.
  • Mengatasi kemunculan stretch marks yang merupakan guratan dengan warna putih yang terkadang juga berwarna agak kemerahan yang muncul di beberapa bagian tubuh. Gejala ini bisa diatasi dengan sifat asam dari buah lemon dan dapat mengelupaskan  sel kulit yang telah mati dan memproduksi sel kulit baru yang lebih sehat
  • Meremajakan kulit dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput, garis halus dan tanda penuaan dini lainnya.
  • Mengatasi komedo karena mengandung sitrat, bagus untuk mengurangi produksi minyak berlebih yang menyebabkan kemunculan komedo hitam dan komedo putih.
  • Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membentuk kolagen yang dapat untuk memperbaiki jaringan kulit serta persendian tulang
  • Dapat meredakan batuk, pilek, mengobati flu dengan cara mencampurkan perasan jeruk lemon secukupnya ke dalam air hangat setiap hari sebelum makan.
  • Dapat mengatasi kulit kering pada tumit dan lutut dengan cara mengoleskan beberapa irisan lemon pada daerah kulit yang kering dan biarkan sampai cairan kering .
  1. Terlalu sering mengkonsumsi jeuk lemon dapat mengakibatkan :
  • Air lemon pada umumnya sangat aman untuk diminum, namun, asam pada lemon dapat merusak email gigi secara perlahan, yang dapat membuat gigi rentan berlubang apabila dikonsumsi setiap hari.
  • Minumlah air lemon menggunakan sedotan bila memungkinkan, untuk menghindari kontak dengan gigi.
  • Jika meminum air lemon saat sarapan pagi, sebaiknya menggosok gigi terlebih dahulu. 
  1. Bududaya

Pembibitan jeruk lemon dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

  1. Secara Generatif yaitu perbanyakan dengan biji, biji didapatkan dari buah yang telah masak fisiologis, biji dicuci bersih dikering anginkan selam 2 -3 hari hingga lendirnya hilang. Kemudian biji disemai dipolybag atau dibedengan dengan media yang digunakan campuran pupuk kandang, pasir dan sekam (1:1:1) yang telah diaduk secara merata. Kemudian ditempatkan ditempat yang teduh atau diberi naungan lakukan penyiraman sekali dua hari untuk menjaga kelembaban. Setelah satu minggu kecambah sudah tumbuh. Setelah benih  mempunyai tinggi 15 cm sudah dapat dipindahkan ke polybag, cara ini biasanya dilakukan untuk memanfaatkan sebagai batang bawah dan juga dijadikan untuk benih dalam skala besar seperti perkebunan.
  1. Secara Vegetatif yaitu perbanyakan dengan cara okulasi, dan cangkok, untuk kedua cara ini harus memilih jeruk lemon yang akan dijadikan bibit baik untuk batang bawah maupun untuk batang atas harus memenuhi kriteria seperti  perakaran yang kuat, kokoh , daya adaptasi lingkungan tinggi, tahan kekeringan, tahan terhadap hama dan penyakit, batang lurus mempunyai diameter 15 cm dan produksi tinggi. Untuk peralatan yang digunakan pisau okulasi harus tajam dan steril, tali rafia untuk mengikat mata tempel ke batang bawah, begitu juga untuk cangkok, kain lap untuk membersihkan pangkal bawah dan membersihkan getah dari kambium yang akan dicangkok, gunting pangkas untuk mengunting tunas air.  Okulasi adalah menempel mata tunas tanaman lain kepada batang muda yang berasal dari varietas yang sama dengan menyesuaikan ukuran mata tempel yang di okulasikan kebatang utama atau  batang bawah yang sudah dikelupaskan kulitnya.   untuk pemeliharaan benih   tanaman yang sudah diokulasi batang bawah harus memenuhi standar,  sedangkan untuk cangkok  pilih batang yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, dengan diameter linkaran batang 1 – 2 cm, cangkok dahan yang banyak buahnya, sehat dari H/p, rasa manis dan besar besar. Cara mencangkok, buat potongan melingkar sepanjang 3 – 5 cm, kupas kulit batang sampai ke kambiumnya, lalu bersihkan lapisan kambium dengan cara menggerok kemudian keringkan cangkokan selama 2 – 4 hari, lalu tutup cangkokan dengan tanah gembur yang di balut sabut atau plastik melingkar menyelubungi batang dibagian bawah potongan 1 – 2 cm media  diatur penempataannya supaya rata menutupi luka potongan sampai melewati juga potongan lalu ikat dengan tali rafia,  rawat cangkokan lakukan penyiraman secara rutin agar tidak kekeringan, setelah 2 -3 bulan pada cangkokan yang berhasil akan tumbuh akar, apabila akar sudah memenuhi media, cangkokan sudah dapat dipotong dengan menggunakan gunting stek yang tajam atau gergaji dibawah ikatan cangkok. Setelah dipotong dari induknya kurangi sebagian daunnya untuk menghindari penguapan dan potong 1/2 atau 1/3 helai daun yang tertinggal, plastik pembungkus media dilepaskan cangkokan disemaikan pada polybag setelah cukup kuat dan besar cangkokan siap dipindahkan kelapangan. cara ini pada umumnnya banyak dibudidayakan oleh masyarakat diperkotaan karena mempunyai lahan yang sempit dan dibudidayakan sebagai Tanaman Buah Dalam Pot (TABULAMPO), penghobies tanaman sebagai tanaman koleksi disamping buahnya dapat dimanfaatkan langsung di petik dilahan.
  1. Persiapan Lobang Tanaman dan Penanaman
  • Untuk pemindahan tanaman dilapangan, siapkan lobang tanam dengan kedalaman 30 cm dan diberi pupuk urea 200 kg/h dosis ini dapat disesuaikan dengan kondisi lahan, bila cukup subur dosisnya dapat dikurangi. Kemudian lakukan penanaman, dan kalau untuk tabulampot siapkan pot plastik no. 8 dengan diameter 40 cm atau pot semen yang memiliki lobang pada dasar pot untuk mengeluarkan sisa air siraman, kemudian masukan potongan batu bata, pecahan genteng kedasar pot setinggi 5 -7 cm, isikan media tanam kedalam pot 1/3 bagian, lepaskan bibit dari polybag, masukan bibit kedalam pot dengan posisinya ditengah pot, kemudian tambahkan media sampai bibir pot dan padatkan sekeliling pot tanaman, siram secara merata, sampai basah, letakan ditempat yang teduh, setelah 2 minggu tabulampot dapat dipindahkan kepekarangan sesuai keinginan dan harus mendapat sinar matahari langsung.
  1. Pemeliharaan
  • Penyiraman pada awal tanaman dan musim kemarau dapat dilakukan setiap sore

kemudian dilakukan dua kali seminggu kecuali hari hujan

  • Penyiangan dan pembumbunan dapat dilakukan apabila ada gulma.
  • Pemangkasan dilakukan untuk pembentukan tunas baru, kemudian pilih tunas yang sehat, kekar, dan seragam yang tumbuh di ketiak daun yang berbeda sesuai keinginan untuk pemangkasan berikutnya dapat dilakukan jika cabang yang dipelihara telah mencapai panjang 70 – 90 cm atau 3 – 6 bulan setelah pemangkasan pertama fungsinya untuk merangsang pembungaan dan supaya lingkungan daun dapat tembus cahaya matahari, tunas air yang tumbuh pada percabangan harus dipangkas, pemangkasan salah satu solusi untuk menghindari dari serangan hama dan penyakit.
  • Pengendalian hama dan penyakit kalau masih ringan dapat menggunakan pestisida nabati, kalau serangannya sudah dibatas ambang dapat menggunakan pestisida dan fungisida an organik sesuai dengan petunjuk pada label penggunaan harus disesuaikan dengan hama dan penyakit yang menyerang.
  • Pemupukan diberkan

Rekomendasi Pemupukan Jeruk Berdasarkan Umur Tanaman

Umur (tahun)

Gram/pohon/aplikasi

Aplikasi Pupuk

N

P2O5

K2O

1 tahun

2 tahun

3 tahun

4 tahun

5 tahun

10 s/d 20

20 s/d  40

40 s/d 80

80 s/d  120

120 s/d 160

5 s/d 10

10 s/d 30

30 s/d 50

50 s/d 80

50 s/d 80

5 s/d10

10 s/d 20

20 s/d 40

40 s/d 60

40 s/d 60

3 – 4 kali/tahun

3 – 4 kali/tahun

3 – 4 kali/tahun

2 – 3 kali/tahun

2      kali/tahun

Read more https://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/panduan-budidaya-tanaman-jeruk/

  1. Panen :
  • Panen dilakukan pada saat buah mencapai kematangan optimal sekitar 8 bulan dari mulai berbunga.
  • Panen dilakukan dengan menggunakan gunting pangkas yang tajam kemudian masukan buah kedalam keranjang yang telah dilapisi karung plastik
  • Panen dilakukan saat cuaca cerah.(Yohana).