JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Temu Lapang Panen Benih Sumber Bawang Merah Solok Saiyo Sakato (SSS)

Sumatera Barat memiliki luas panen bawang merah sebesar 10.394 ha (data tahun 2018). Jika seluruhnya menggunakan benih asal umbi maka diperlukan umbi benih sebanyak 15.970 ton atau sebanyak 51.970 kg benih asal biji. Tentu saja kebutuhan benih ini akan meningkat setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya luas tanam bawang merah di Sumatera Barat dari tahun ke tahun. Apalagi, saat ini varietas SSS (Solok Saiyo Sakati) juga sudah menasional. Ini merupakan peluang bisnis yang besar bagi penangkar benih dalam menghasilkan benih bermutu dan berlabel. Melalui Kementerian Pertanian, Pemkab Solok telah melepas varietas unggul bawang merah SSS dengan potensi hasil mencapai 28 t/ha. Meskipun varietas ini dilepas untuk wilayah adaptasi dataran tinggi, namun di dataran rendah juga menunjukkan adaptasi yang baik. Peran stakeholder terkait, seperti Distanhorbun Provinsi Sumatera Barat, Distan Kabupaten Solok, PKHT IPB Bogor, BPSB Sumatera Barat, BPTP Balitbangtan Sumatera Barat, petani penangkar dan lain-lain sangat diharapkan dalam usaha mempercepat penyebaran varietas ini, termasuk penyiapan inovasi teknologi spesifik lokasi untuk varietas SSS.

Demikianlah rangkuman  sambutan, arahan, dan diskusi yang disampaikan oleh (Siis,SP,MM) Kadistan Kab. Solok, Dr.Awang Maharijaya (PKHT IPB Bogor), Ir.Irawati,MM (Ka BPSB Sumbar), Ir.Atman Roja,M.Kom (BPTP Balitbangtan Sumbar), dan Camat Lembah Gumanti pada hari Senin (15 Februari 2021) di Kelompok Tani Pawuah Sapakek, Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dalam acara Temu Lapang panen Benih Sumber Bawang Merah Solok Saiyo Sakato (SSS).

Acara temu lapang yang diikuti sekitar 60 orang peserta ini mendapat apresiasi yang tinggi dari petani. Kelompok Tani Pawuah Sapakek siap untuk menjadi penangkar. Distan Kab. Solok  juga berharap agar BPTP Balitbangtan Sumbar berperan aktif dalam memperbanyak varietas SSS ini melalui UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber) yang dimilikinya, selain itu juga menyiapkan inovasi teknologi budidaya spesifik lokasi untuk varietas SSS ini. Dalam waktu dekat, Kadistan Kab Solok berencana akan melakukan pertemuan dengan Ka BPTP Balitbangan Sumbar untuk membahas ini. (ATR).

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (2 Votes)