JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Gerakan Tanam Perdana Serentak Kedelai Tahun 2017 di Sumatera Barat

Gerakan tanam perdana serentak kedelai tahun 2017 tingkat Sumatera Barat dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2017 di Kelompok Tani Kutu Anyia Saiyo,  Jorong Sungai Sanda Nagari Lubuak Gadang Timur Kec. Sangir Kabupaten Solok Selatan. Tanam perdana kedelai ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit Dt. Malintang Panai, Anggota DPR RI, Hermanto; Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman, utusan Kementrian Pertanian; Ketua DPRD Solse,l Danrem 032 Wirabraja,  Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumbar, Kepala BPTP Sumbar (diwakili LO Solok Selatan), BPS Sumbar, Kepala Dinas Pertanian Kab. Solok Selatan, Penyuluh Kab. Solok Selatan dan  ketua Gapoktan se Kab. Solok Selatan serta petani pelaksana budidaya tanaman kedelai. Gerakan tanam serentak ini dihadiri oleh 150 orang petani pelaksana budidaya kedelai se Kab. Solok Selatan.

Pada sambutannya Wakil Gubernur Sumbar rmenyampaikan bahwa luas pertanaman kedelai untuk Provinsi Sumbar  15.000 ha,  dimana  Kab. Solok Selatan ditargetkan seluas 2.500 ha, dan ini menjadi tantangan  bagi semua pihak terkait dalam mensukseskan  program Upsus kedelai ini  dalam mencapai swasembada kedelai.  Kab. Solok Selatan  sudah memiliki luas tanam 62% dari luas tanam yang ditargetkan dan  sudah terdistribusi subsidi pemerintah pusat kepada 102 kelompok tani. Wakil Gubernur juga menjelaskan bahwa yang terpenting pemerintah akan menjaga agar harga kedelai jangan sampai jatuh. Bulog harus melakukan intervensi dengan membeli hasil kedelai dari petani, seperti yang terjadi pada bawang saat ini.

Berbagai permasalahan yang dihadapi petani tetapi pemerintah akan mengusahakan   untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani kedelai dan mengajak para petani untuk bersungguh-sungguh dalam menanam kedelai ini dalam rangka peningkatan kesejahteraan para petani itu sendiri. Harapan Wakil Gubernur  Sumbar agar para peneliti dari BPTP Sumbar dan penyuluh lapang  dapat mengawal teknologi budidaya tanaman kedelai ini sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

Penanaman perdana secara serentak tanaman kedelai dilakukan secara bersama-sama oleh Wakil Gubernur Sumbar, Wakil Bupati Kab. Solok Selatan, bersama undangan lainnya.