JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Panen Perdana Padi Sawah Organik di Kabupaten Solok Selatan

Jorong Kotobaru Sungai Kalu Nagari Pakan Rabaa Utara Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan merupakan salah satu lokasi pengembangan pertanian organik padi di Provinsi Sumatera Barat. Desa lainnya terdapat di Kabupaten Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Dharmasraya dan Kota Solok. Luas areal padi sawah organik pada tiap lokasi ini seluas 20 ha. Kegiatan ini mulai  dilaksanakan pada tahun 2016 yang bertujuan untuk   meningkatkan produksi padi organik di Provinsi Sumatera Barat.

Pada tanggal 9 Februari 2017 dilakukan panen perdana padi organik pada Kelompok Tani Mekar Bhakti di Jorong Kotobaru Sungai Kalu Nagari Pakan Rabaa Utara Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan. Panen perdana dilakukan  oleh Bupati Kabupaten Solok Selatan yang diwakili oleh Asisten III Dr. Ir. Yul Amri, MS bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok Selatan, Kapala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Kepala BPTP Balitbangtan Sumbar, Kepala BPTPH Sumbar, Kepala BPS Solok Selatan, Pabung TNI Kabupaten Solok Selatan, Camat KPGD dan Anggota Kelompok Tani lainnya. Hasil panen berdasarkan  dari  ubinan  tanam padi organik ini 3,7 ton/ha GKP, hasil panen belum optimal karena  masih panen perdana dengan beberapa kendala seperti  hal kekurangan air dan adanya serangan hama burung.

Pada arahannya  Asisten III mengharapkan kesungguhan dari petani untuk melanjutkan usaha padi organik ini yang baru pertama kali dipanen. Harga padi organik bisa  2 kali dari harga padi non organik, sehingga nantinya terjadi peningkatan nilai tambah bagi petani organik. Disamping itu tahun 2017 ini pemerintah daerah juga akan melakukan  gerakan tanam cabe merah dan bawang merah serta jeruk Jasigo, untuk itu dibutuhkan kerja keras dari petani. Kepala  BPTP Sumbar yang diwakili Dr. Nusyirwan Hasan, MSc menyampaikan bahwa BPTP siap mendampingi semua pengembangan teknologi pertanian di Kab. Solok Selatan. Budidaya padi organik terus dikembangkan dengan mengadopsi komponen teknologi pertanian organik yang sesuai anjuran sehingga akan memperoleh hasil yang maksimal. Sementara itu Kepala BPTPH Sumbar juga menyampaikan siap melayani permasalahan hama dan penyakit yang ada di kawasan desa organik ini. Pada akhir pertemuan dilakukan makan bersama  petani dengan mengkonsumsi  nasi yang berasal dari beras organik. Kegiatan pengembangan desa organik ini akan berhasil apabila dilakukan secara terpadu dan kebersamaan yang nantinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta ramah lingkungan.