JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dr. Ir. Chandra Indrawanto, MSc

 
   
Nama : Dr. Ir. Chandra Indrawanto, M.Sc
Pendidikan : S3
Jabatan : Peneliti Madya
Bidang Keahlian : Ekonomi Pertanian
Komoditas Utama Penelitian : -

Dr. Ir. Chandra Indrawanto, M.Sc, mendapatkan gelar sarjana pertanian (jurusan Statistika) dari Institut Pertanian Bogor, tahun 1987. Gelar Magister Sains (M.Sc) diperoleh dari Lancester University, Inggris Tahun 1994. Jenjang Strata 3 diperoleh dari Institut Pertanian Bogor, tahun 2007.

Saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Kerjasama, Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Balitbangtan. Jabatan sebelumnya adalah sebagai Kepala Balai Penelitian Tanaman Palma, Puslitbang Perkebunan (2011-2014).

Riwayat jenjang fungsional adalah sebagai berikut : Asisten Peneliti Muda (1994), Ajun Peneliti Muda (1997), Ajun Peneliti Madya (2004), Peneliti Madya (2005).

Jenis pelatihan yang pernah diikuti diantaranya Economic Development (Inggris, 1993), Economic Refresher Course (Inggris, 1992). Publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian baik sebagai penulis tunggal maupun co-author; yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, semi ilmiah, prosiding maupun disampaikan pada forum pertemuan ilmiah, raker dan pelatihan antara lain :

Publikasi internasional yang telah dihasilkan antara lain:

    1. Beberapa determinan Unsur Iklim dalam Fluktuasi Produksi cengkeh. Prosiding Perhimpi Balitbanghut dan Balitbangtan, Jakarta 1989.
    2. Pendugaan Model ekspor Pala Indonesia. Media Komonikasi No. 6 tahun 1990. Puslitbangtri – Bogor
    3. Peluang Pasar dan Potensi Pengembangan Minyak Atsiri Indonesia. Edisi Khusus Littro. Vol VI No. 1 tahun 1990. Balittro – Bogor.
    4. Analisis Turunnya Harga Lada Putih. Pemberitaan Penelitian Tanaman Industri Vol XVI No. 4 tahun 1991. Puslitbangtri – Bogor.
    5. Analisis Usahatani dan Tataniaga Jambu Mente di Madura. Buletin Penelitian Tanaman Industri No. 4 tahun 1992. Puslitbangtri – Bogor.
    6. Analisis Tataniaga Pala di Sulawesi Utara. Buletin Penelitian Tanaman Industri No. 4 tahun 1992. Puslitbangtri – Bogor.
    7. Analisis Harga Minimum Gelondong Mente pada Tingkat Usahatani di Sulawesi Tenggara. Edisi Khusus Littro Vol IX No. 2. Tahun 1993. Balittro – Bogor.
    8. Trend and Forecasting of Black Pepper Price in International Market. Journal of Spice and Medicinal Crops Vol. 3 No. 1 tahun 1994. Balittro – Bogor.
    9. Indonesia Berpeluang Menjadi “Price Leader” Perdagangan Pala. Harian Umum Bisnis Indonesia. Selasa 21 maret 1995 tahun X no. 3058
    10. Analisis Harga Pala Indonesia di Pasar Internasional. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol I No. 1 tahun 1995. Puslitbangtri – Bogor
    11. Analisis Pemasaran Jahe di Jawa tengah dan Ekspor Jahe Indonesia. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol II No. 3 tahun 1996. Puslitbangtri – Bogor
    12. Penawaran dan Permintaan Lada Hitam dan Lada Putih. Monograf Tanaman Lada Vol I tahun 1996. Balittro – Bogor.
    13. Kendala dalam Mengestimasi Harga Lada. Prosiding Seminar Nasional “Prospek Lada Indonesia 1996”. IPC – Jakarta.
    14. Analisa Sistem Usahatani dan Pemasaran Panili di Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol II No. 6 tahun 1997. Puslitbangtri – Bogor
    15. Pendugaan Fungsi Keuntungan dan Skala Usahatani Pala Rakyat di Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol II No. 5 tahun 1997. Puslitbangtri – Bogor
    16. Mendesak, Modernisasi Sektor Pertanian. Harian Umum Suara Karya Selasa 16 September 1997 No. 8208 Th XXVII.
    17. The Indonesian Pepper: Economics and Marketing. Indonesia Agriculture Research and Development Vol. 20 No. 1 tahun 1998. Balitbang Pertanian - Jakarta.
    18. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usahatani Jambu Mente di Sulawesi Tenggara. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol. 9 No. 4 Tahun 2003. Puslitbang Perkebunan-Bogor.
    19. Peramalan Harga Lada di Pasar Internasional. Jurnal Ekonomi. Vol. 11 Tahun 2003. Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur. Jakarta.
    20. Peningkatan Kinerja Industri Cengkeh Nasional. Jurnal Ekonomi. Vol. 13 Tahun 2003. Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur. Jakarta.
    21. Strategi Pengembangan Industri Nilam Indonesia. Perkembangan Teknologi Tanaman Rempah dan Obat. Vol. XVI No. 2 Tahun 2004. Puslitbang Perkebunan – Bogor.
    22. Peningkatan Dayasaing Industri Mente Indonesia Melalui Pembentukan Klaster Industri Mente. Perspektif. Vol 3 No. 1 Tahun 2004. Puslitbang Perkebunan. Bogor.
    23. Analisis Usahatani Tanaman Nilam. Workshop Nasional Sains dan Teknologi Pengembangan Minyak Nilam Aceh. Diselenggarakan oleh: Himpunan Kimia Indonesia, Baittro dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
    24. Analisis finansial Agroindustri Penyulingan Akarwangi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Perkembangan Teknologi Tanaman Rempah dan Obat. Vol. XVIII No. 2 Tahun 2006. Puslitbang, Bogor
    25. Kelayakan usahatani purwoceng sebagai tanaman pekarangan dan kontribusinya terhadap pendapatan petani. Prosiding Seminar nasional dan Pameran Tumbuhan Obat Indonesia XXVIII. 2006. (91 – 100) Badan Litbang Pertanian, Sayuran dan Biofarmaka, 2006dengan POKJANAS TOI dan Direktorat TanamanPuslitbangbun, Kerjasama 2006
    26. Budidaya Akarwangi (Vetiveria zizanioides L.). Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 2006.
    27. Budidaya Mentha (Menthaarvensis L.). Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 2006. 2006
    28. Prakiraan harga Akarwangi: Aplikasi metode jaringan syaraf tiruan. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Volume 13 No. 1 Maret 2007 (14-19). Puslitbang Perkebunan – Bogor
    29. Analisis sensifitas finansial seraiwangi. Perkembangan Teknologi TRO XIX No. 2. 2007. (146 – 155). Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.
    30. Agribisnis Jarak Pagar (Jatropha curcas). Bahan ajar pada Pelatihan Pengembangan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Diselenggarakan oleh Puslitbang Perkebunan. Bogor, 22 – 24 Agustus 2007
    31. CJO sebagai alternative pengganti minyak tanah. Info Tek Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Vol. 2. No. 7 Juli 2007. (25) Puslitbang Perkebunan.
    32. Peningkatan pendapatan petani cengkeh melalui peningkatan kinerja industry cengkeh nasional. Prosiding Seminar Nasional Rempah 2007, Puslitbang Perkebunan bogor
    33. Penentuan pola Pengembangan angroindustri mete. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol. 14 No. 2, 2008. Puslitbang Perkebunan – Bogor.
    34. Prakiraan harga ekspor mete Indonesia menggunaan metode jaringan syaraf tiruan. Informatika Pertanian. Vol. 17. No. 1, 2008. Badan Litbang Pertanian, Jakarta.
    35. Country Paper: Indonesia. Prosiding International Conference of Pepper di Vietnam. 2008
    36. Diversifikasi produk jarak pagar dan nilai ekonominya. Prosiding Simposium Jarak Pagar. Puslitbang Perkebunan-Bogor, di Malang 2008.
    37. Optimasi harga kesepakatan terna dan minyak akarwangi untuk menunjang program cultiva. Prosiding Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2008. Ditjen IKM, Jakarta.
    38. Optimasi harga kesepakatan terna dan minyak nilam untuk menunjang program cultiva. Prosiding Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2008. Ditjen, IKM Jakarta.
    39. Penetuan prioritas pengembangan jenis agroindustri kelapa di Kabupaten Lampung Selatan. Informatika Pertanian. Vol. 17. No. 2, 2008. Badan Litbang Pertanian Jakarta
    40. Diversifikasi produk Jarak Pagar. Infotek Jarak Pagar. 2008. Puslitbang Perkebunan, Bogor.
    41. Simalakian (Croton tiglium dalam Tanaman Perkebunan Penghasil BBN. Puslitbangbun – IPB Press. 2009.
    42. Analisis finansial usahatani jarak pagar dan diversifikasi hasil dalam Teknologi Jarak Pagar menjawab Krisis Energi. Puslitbangbun – Penebar Swadaya. 2009.
    43. Kelembagaan Teknologi Jarak Pagar Menjawab Krisis Energi. Puslitbangbun – Penebar Swadaya. 2009.
    44. Kajian Kelayakan Tiga Varietas Unggul Nilam. Perkembangan Teknologi TRO XXII No.1. 2010. (1-11)
    45. Pengembangan Mekanisasi dalam Perspektif BBN. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri. Vol. 9 No. 1. 2010. (47-56).