JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kentang (Solanum tuberosum L) merupakan salah satu komoditas sayuran penting di Sumatera Barat. Sulitnya mendapatkan bibit bermutu serta harga bibit yang relatif mahal menyebabkan petani banyak menggunakan bibit yang kurang atau tidak bermutu, sehingga produktivitas di tingkat petani sangat rendah yaitu 6-8 ton/hektar, sedangkan dengan penggunaan bibit bermutu produksi mencapai 17-19 ton/hektar. selengkapnya

LAPORAN AKHIR TAHUN 2010

Diseminasi Sistem Integrasi Sapi-Kakao Dengan

Formula Ransum Berbiaya Murah (<Rp. 5.000/Ekor/Hari) Untuk Sapi Pedaging

Oleh:Ishak Manti,Sjafril,Harmaini,Ermidias,Mulyatri.

 

RINGKASAN

Kegiatan Diseminasi sistem integrasi sapi-kakao dengan formula ransum berbiaya murah (<Rp. 5.000/ekor/hari) untuk sapi pedaging telah dilakukan semenjak bulan Mei sampai dengan bulan November 2010 di kelompok Tani Tunas Muda, Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemda Padang Pariaman dalam hal ini adalah Bappeda dan Dinas Peternakan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya limbah kakao di daerah sentra produksi kakao yang berpeluang besar untuk digunakan sebagai bahan pakan ternak berkwalitas, dan juga masih banyak peternak yang jarang menggunakan pakan konsentrat untuk meningkatkan prodktivitas daging secara optimal. Disamping itu, juga belum diketahui pengaruh pemberian pakan buatan pabrik yang ada di Nagari Sungai Sariak (daerah Agropolitan Padang Pariaman) terhadap peningkatan berat badan sapi.  Penelitian dilakukan dengan menggunakan 12 ekor sapi Bali dengan tiga perlakuan (pakan dengan kulit kakao, pakan tanpa kulit kakao dan teknologi petani) dengan kurun waktu selama lima bulan. Tujuan dari kegiatan ini adalah melihat sejauh mana pengaruh pemberian pakan konsentrat rakitan BPTP dan rakitan pabrik serta dibandingkan dengan teknologi petani setempat terhadap penambahan berat badan sapi Bali. Diharapkan hasil penelitian ini dapat direkomendasikan untuk mempercepat pencapaian Program Swasembada Daging Sapi (PSDS) 2014 dan Program Nasional (Pronas) kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berbahan kulit kakao dapat meningkatkan berat badan sapi Bali sebesar 64 kg/ekor/5 bulan atau rata-rata 0,43 kg/ekor/hari,  pakan pabrik dapat meningkatkan hanya  43 kg/ekor/5 bulan dengan rata-rata 0,29 kg/ekor/hari dan pakan petani 29 kg/ekor/5 bulan dengan rata-rata 0,19 kg/ekor/hari. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kulit kakao sebagai bahan pakan konsentrat untuk sapi berpeluang besar untuk dikembangkan, namun perlu dicari suatu metoda yang mampu mengurangi biaya pengadaan kulit kakao tersebut. Penggunaan kulit kakao yang selama  ini hanya sebagai limbah tentu akan dapat memberikan nilai tambah bagi petani kakao dan juga kan membantu untuk mengatasi masalah serangan hama-penyakit terutama yang menyerang buah kakao tersebut.

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan andalan di Sumatera Barat dan telah mampu memberi masukan devisa ke daerah dengan nilai ekspor 215 juta US$.

Download selengkapnya

Perkembangan teknologi di bidang infomatika yang populer dengan sebutan internet membuka peluang masyarakat, petani dan penguna lainnya untuk memilih, mengolah dan menyerap inovasi teknologi pertanian yang bermanfaat secara mudah dan cepat. Hal ini menunjukkan perlunya lembaga penghasil teknologi pertanian memiliki suatu unit layanan arus informasi yang secara efektif menstranformasi data hasil penelitian/pengkajian berbahasa ilmiah ke bahasa populer. selengkapnya