JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pakan hijauan merupakan pakan utama ternak sapi, khususnya sebagai sumber serat. Namun demikian penggeseran fungsi lahan pertanian menyebabkab rendahnya lahan terhadap daya dukung pengadaan pakan. Untuk itu perlu diupayakan mencari sumber alternative baru bahan pakan pengganti hijauan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan potensi yang ada di perkebunan kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit dapat menyediakan sumber serat pengganti hijauan dalam bentuk pelepah, daun dan batang kelapa sawit. Berkaitan dengan hal tersebut, demontrasi teknologi pakan berbahan lokal kelapa sawit telah dilaksanakan sepanjang T.A 2010 di Kenagarian Koto Besar, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan demonstrasi menggunakan materi 12 ekor sapi Bali jantan dewasa yang dibagi menjadi empat kelompok pemberian pakan yang masing-masing 3 ulangan. Perlakuan pakan adalah A. Rumput+pakan tambahan, B. Rumput+3 kg pelepah sawit+konsentrat, C. Rumput + 4 kg pelepah sawit+konsentrat dan D. Rumput+5 kg pelepah sawit+konsentrat. Pengamatan terhadap perkembangan ternak sapi (PBB) dilaksanakan selama 4 bulan. Hasil kegiatan disosialisasikan dengan melakukan temu lapang yang dihadiri oleh kelompok ternak, penyuluh dan praktisi peternakan setempat. Hasil demonstrasi memperlihatkan bahwa pakan sapi dengan formulasi rumput+ 4 kg pelepah sawit+konsentrat memberikan hasil tertinggi dalam pertambahan berat badan dan berat badan harian yakni mencapai 0,54 kg/ekor/hari. Pakan rumput+4 kg pelepah-+konsentrat dapat mempersingkat periode penggemukan sapi sehingga kurang dari 4 bulan jika dibandingkan dengan pemberian pakan pola petani untuk mencapai berat badan yang sama. Keuntungan yang diperoleh adalah dengan pertambahan berat badan 0,58 kg/ekor/hari. Biaya pakan Rp. 4.500,- per ekor per hari. Hasil 0,58 x Rp. 24.000,- : Rp.13.920,- per ekor per hari. Jadi keuntungan Rp 13.920 - Rp 4.500 = Rp. 9.420,- per ekor per hari. Jika lama pemeliharaan 120 hari maka keuntungan adalah 9420 x 120 hari = Rp. 1.130.400,-.

Secara umum para petani ternak sapi cenderung mengusahakan penggemukan secara intensif, sedangkan pemeliharaan untuk tujuan pembibitan (breeding) masih kurang diminati. Padahal untuk jangka panjang usaha pembibitan merupakan basis usaha pengembangan peternakan  dalam meningkatkan populasi ternak dan melanjutkan ketersediaan sapi bakalan untuk penggemukan dan bibit sebagaipengganti induk. Dengan melalui inovasi dan rekayasa teknologi dibidang peternakan dapat diciptakan berbagai produk unggulan dengan bermuatan iptek yang akan memiliki keunggulan komperatif dan kopetitif, penyempurnaan system usaha tani ternak, teknik budidaya, strategi pemberian pakan yang tepat dan pengendalian penyakit, maka usaha peternakan akan dapat memanfaatkan pasar lokal yang potensial yang dicerminkan oleh permintaan yang semakin meningkat sejalan dengan perbaikan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat. selanjutnya

Tujuan kegiatan adalah (1) Menyediakan, memelihara dan memperbanyak 10 jenis bibit tanaman hias di Labor Diseminasi Padang; dan (2) Memelihara dan memperbanyak bibit tanaman hias yang ditanam pada kegiatan sebelumnya. selengkapnya

Untuk memenuhi kebutuhan informasi para peneliti, penyuluh dan pengguna lain dalam rangka mendukung kegiatan penelitian,dan pengkajian teknologi pertanian, informasi hasil penelitian dan pengkajian yang efektif dan relevan perlu dikelola dengan baik, tepat dan sistematik yang disimpan pada data base. Pada tahun 2010 Perpustakaan telah membangun 5 data base yaitu database Buku, IPTAN, Majalah, KPTAN dan Photo. Perpustakaan BPTP Sumbar berupaya memenuhi kebutuhan informasi para pengguna tersebut dengan menggunakan berbagai informasi tercetak dan elektronis seperti CD-Rom dan internet. Disamping itu untuk mempercepat penyebarluasan/diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengkajian yang telah dihasilkan BPTP Sumbar serta kegiatan lainnya telah dilakukan melalui Web Site BPTP Sumbar. Sarana dan prasarana untuk perpustakaan telah lengkap 100 %.

Visitor Plot Berbasis Tanaman Buah Menuju Terwujudnya Kawasan Agrowisata di Kebun Percobaan (KP) Sukarami, Balai Pengkajiaan Teknologi Pertanian Sumatera Barat, merupakan lanjutan kegiatan tahun sebelumnya dan dikembangkan dengan kegiatan visitor plot di Pekarangan Labor Diseminasi Padang.

Selengkapnya