JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu daerah sentra produksi padi yang ditargetkan berperan aktif dalam menggapai swasembada pangan nasional tahun 2017. Dengan luas sawah 229.000 ha, daerah ini ditargetkan untuk meningkatkan produksi sebesar 500.000 ton dalam dua tahun mendatang. Produksi yang sekarang mencapai 2,5 juta ton dengan produktivitas sekitar 5,5 t/ha, harus digenjot agar mencapai 3 juta ton pada tahun 2017.

Oleh karena itu, Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan telah melakukan berbagai upaya dan gerakan. Semua kekuatan yang ada, baik instansi pemerintah, BUMN, swasta maupun  LSM dikerahkan untuk ikut berpartisipasi secara aktif bekerjasama sesuai dengan tupoksi dan keahlian masing-masing. Diawali dengan pendataan dan perencanaan yang matang, kemudian diikuti dengan Rapat Koordinasi dan pembagian tugas, semua langkah dan upaya dijalankan secara cepat dan tepat sesuai dengan prosedur yang berlaku.

BPTP Sumatera Barat merupakan salah satu instansi Pemerintah Pusat yang proaktif dalam mendukung semua gerakan tersebut, baik dalam penyediaan teknologi maupun dalam koordinasi dan pelaksanaan lapang. Kekuatan BPTP terdiri dari para peneliti dan penyuluh, disebar ke semua kabupaten/kota. Ada yang berperan sebagai LO dan ada yang berperan sebagai motivator dan disseminator. Kepala BPTP (Dr. Hardiyanto)  sendiri juga proaktif  dalam setiap kegiatan di lapang, termasuk juga dalam sosialisasi dan peningkatan motivasi petugas lapang bersama jajarannya. Bahkan BPTP ditugasi sebagai penanggung jawab (motor penggerak) gerakan UPSUS ini untuk wilayah Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Dharmasraya.Dalam gerakan UPSUS swasembada pangan nasional 2017 ini Kabupaten Dharmasraya kebagian kegiatan pengembangan untuk 5.500 ha padi, dengan rincian perbaikan jaringan irigasi 2.000 ha ; GP-PTT 2.500 ha dan OPL 1.000 ha.

Pada tanggal 2 Februari yang lalu, Kepala BPTP bersama Koordinator SLPTT BPTP dan LO Kabupaten Dharmasraya melakukan kunjungan kerja lapang dalam acara Rapat Koordinasi sekaligus sosialisasi dan motivasi UPSUS untuk jajaran pertanian Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan ini dilakukan bersama Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Sumbar, Sekretaris Bakorluh Sumbar. Kepala PT. SHS dan PT. Pertani serta distributor pupuk bersubsidi dan semua stakehorlder terkait. Kunker ini dilanjutkan dengan peninjauan ke lapang untuk melihat lokasi pengembangan baik untuk kegiatan perbaikan jaringan irigasi, optimasi pemanfaatan lahan (OPL) maupun untuk kegiatan Gerakan Penerapan PTT (GP-PTT). Lokasi yang siap tanam untuk sampai awal Februari ini lebih kurang 300-an ha. Kesediaan benih dan pupuk yang selama ini menjadi masalah sudah dapat diatasi dalam rakor di atas. Lokasi alternatif untuk melakukan tanam perdana sebagai gerakan motivasi petani oleh Gubernur Sumbar sudah diperoleh dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan urutan prosedur dan persiapan kegiatan. Tanam perdana direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Februari 2015.