JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
BPTP Sukseskan PENAS XVI Padang 2020

BPTP Sukseskan PENAS XVI Padang 2020

Padang, 11 Januari 2019 dilakukan Rapat Kepanitiaan PENAS XVI di Ruang Ka. Dis. Pertanian Kota Padang yang di hadiri Ka. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumatera Barat Ir....

Kebersamaan Kunci Keberhasilan Pembangunan Peternakan Sumbar

Kebersamaan Kunci Keberhasilan Pembangunan Peternakan Sumbar

Untuk itu perlu kreatifitas dalam membangun sinergi dengan unsur terkait. Hal itu disampaikan Assisten II Provinsi Sumatera Barat Ir. Beni Warlis, MM pada pembukaan Rapat Evaluasi Kegiatan Tahun...

Implementasi Dan Koordinasi Pematangan Manajemen Pengkajian Dan Diseminasi BPTP Sumbar

Implementasi Dan Koordinasi Pematangan Manajemen Pengkajian Dan Diseminasi BPTP Sumbar

Mengawali tahun 2019, BPTP Sumbar menggelar konsolidasi internal untuk memantapkan kegiatan pengkajian dan diseminasi (7/1/2019). Rapat dipimpin oleh Kepala BPTP Sumbar dan dihadiri  seluruh...

Pertemuan  Persiapan Gelar Teknologi Lahan Basah Penas Tani 2020

Pertemuan Persiapan Gelar Teknologi Lahan Basah Penas Tani 2020

Pertemuan dilaksanakan di Musholla Al Furqon Kel. Air Pacah Kec. Kuranji Kota Padang, 19 Desember 2018. Hadir Kepala Dinas TPHP Prov. Sumbar yang diwakili Ir. Ollyandes, S. Pt., peneliti/penyuluh...

Rapat Teknis Persiapan Penas 2020

Rapat Teknis Persiapan Penas 2020

Salah satu kegiatan utama dalam PENAS yang direncanakan tahun 2020 adalah Gelar Teknologi. Untuk itu bertempat di ruang rapat Kadis Tamana Pangan Hortikultura dan Perkebunan dilaksanakan rapat...

  • BPTP Sukseskan PENAS XVI Padang 2020

    BPTP Sukseskan PENAS XVI Padang 2020

    Monday, 14 January 2019 07:31
  • Kebersamaan Kunci Keberhasilan Pembangunan Peternakan Sumbar

    Kebersamaan Kunci Keberhasilan Pembangunan Peternakan Sumbar

    Friday, 11 January 2019 02:52
  • Implementasi Dan Koordinasi Pematangan Manajemen Pengkajian Dan Diseminasi BPTP Sumbar

    Implementasi Dan Koordinasi Pematangan Manajemen Pengkajian Dan Diseminasi BPTP Sumbar

    Tuesday, 08 January 2019 06:05
  • Pertemuan  Persiapan Gelar Teknologi Lahan Basah Penas Tani 2020

    Pertemuan Persiapan Gelar Teknologi Lahan Basah Penas Tani 2020

    Thursday, 20 December 2018 01:57
  • Rapat Teknis Persiapan Penas 2020

    Rapat Teknis Persiapan Penas 2020

    Tuesday, 18 December 2018 07:11
Pemanfaatan Ampas Tahu Untuk Pakan Tambahan Sapi Pedaging
05 Apr 2017 01:28 - sumbarPemanfaatan Ampas Tahu Untuk Pakan Tambahan  Sapi Pedaging

Ampas tahu merupakan hasil ikutan proses pembuatan tahu, yang dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak ruminansia dan unggas. Bahan pakan ini mudah didapat dan memiliki nilai gizi cukup baik dengan kandungan protein kasar 21%. Sebagai pakan tambahan, ampas tahu dapat berfungsi melengkapi protein dari hijauan.   Pemberian Ampas Tahu Pada Sapi Pedaging   Pemberian ampas tahu sebanyak 2 kg dicampur dengan konsentrat 2,5 kg per ekor per hari (komposisi konsentrat terdiri dari : dedak halus [ ... ]

Selengkapnya
Keragaan Kakao Unggul Klon BL-50 Dari Kabupaten Limapuluh Kota Di Kawasan TTP Guguak
02 Jun 2017 07:14 - sumbarKeragaan Kakao Unggul Klon BL-50  Dari Kabupaten Limapuluh Kota  Di Kawasan TTP Guguak

Dalam tahun 2016 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian telah membangun beberapa Taman Teknologi Pertanian (TTP) di seluruh Indonesia, salah satu TTP dibangun dan dialksanakan di Kenagarian Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten limapuluh Kota diseut dengan TP Guguak. Komoditi utama dikembangkan di TP Guguak adalah kakao, salah satunya jenis kakao unggul BL-50.. Kakao BL-50 berasal dari hasil seleksi patisipatif mempunyai beberapa keunggulan antara lain: panjang bu [ ... ]

Selengkapnya
Teknologi Perbanyakan Benih Bawang Merah
11 Nov 2016 01:40 - sumbarTeknologi Perbanyakan Benih Bawang Merah

Temu Teknis Percepatan Penerapan Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan Bawang Merah di Sumatera Barat telah dilaksanakan pada hari ini, Kamis tanggal 10 November 2016 bertempat di Hotel Pangeran’s Beach Padang. Pertemuan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinergisme antar berbagai pihak terkait (stakeholders) dalam mendukung pengembangan bawang merah di Sumatera Barat; dan (2) Meningkatkan diseminasi dan adopsi inovasi teknologi bawang merah di Sumatera Barat. [ ... ]

Selengkapnya
Pembuatan Kompos Dari Ampas Kempaan Daun Gambir
19 Dec 2016 01:57 - sumbarPembuatan Kompos Dari  Ampas Kempaan Daun Gambir

Tanaman gambir (Uncaria gambir HunteRoxb) adalah komoditas spesifik Lokasi Sumatera Barat. Artinya komoditas ini tumbuh dan berkembang secara baik di daerah ini dan merupakan matapencaharian pokok  serta memegang peranan penting dalam pendapatan masyarakat. Hasil panenan gambir berupa getah gambir yang diperas melalui daun gambir menggunakan alat kempa. Setiap kali kempa menggunakan 20-25 kg daun dan menghasilkan getah gambir kering sebanyak 4-5 kg dan ampas kempaan sebanyak 15-20 kg. Untuk  [ ... ]

Selengkapnya
Info Teknologi Lainnya
Ir. Nirwansyah
19 Jul 2017 07:25 - sumbarIr. Nirwansyah

      Nama : Ir. Nirwansyah Pendidikan : S1 Jabatan : Penyuluh Pertanian Madya Bidang Keahlian :  - Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas PROFIL Ir. Nirwansyah, Mendapat gelar sarjana peternakan (Jurusan Produksi Ternak) pada tahun 1988 dari Universitas Andalas. Yang bersangkutan diangkat sebagai PNS pada Balai Informasi Pertanian Sumatera Barat (BIP Sum. Barat) sejak tahun 1991, Pada tahun 1995 sampai sekarang sebagai P [ ... ]

Selengkapnya
Dr. Ir. Dedi Azwardi, MP
19 Jul 2017 07:20 - sumbarDr. Ir. Dedi Azwardi, MP

      Nama : Dr. Ir. Dedi Azwardi, MP Pendidikan : S3 Jabatan : Penyuluh Pertanian Muda Bidang Keahlian : Sistem Usaha Pertanian Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas Profil Dedi Azwardi, lahir di Padang pada tanggal 9 September 1963. Pendidikan Sarjana (S1) diperoleh dari Fakultas Perikanan (Jurusan Budidaya Perairan) Universitas Bung Hatta Padang pada tahun 1990. Pendidikan Master of Science (S2) diperoleh dari Fakultas  [ ... ]

Selengkapnya
Aryawaita, SP
25 Jul 2017 02:50 - sumbarAryawaita, SP

      Nama : Aryawaita, SP Pendidikan : S1 Sosial Ekonomi Pertanian Jabatan : Kepala KSPP Bidang Keahlian :  Penyuluh Pertanian Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas PROFIL
Aryawaita, SP lahir di Tapan Tanggal 14 November 1962, tamatan SPP-SPMA Daerah Kerinci Tahun 1981. Gelar sarjana pertanian jurusan Sosial Ekonomi Pertanian dari Universitas Muhammad Yamin Solok tahun 2004. Saat ini sebagai menjabat sebagai kepala KSPP d [ ... ]

Selengkapnya
Muhammad Ichwan, SP, M.Si
19 Jul 2017 07:30 - sumbarMuhammad Ichwan, SP, M.Si

      Nama : Muhammad Ichwan, SP, M.Si Pendidikan : S2 Jabatan : Penyuluh Pertanian Bidang Keahlian :  - Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas PROFIL Muhammad Ichwan, SP, M.Si,  lahir di Serang ( Provinsi Banten )  pada tanggal 30 Mei 1974.  Memperoleh gelar sarjana dari Jurusan  Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas tahun 1998. Pada tahun 1995 mendapat kesempatan mengikuti comparative study dari Fakultas  [ ... ]

Selengkapnya
SDM Lainnya
Stok Benih UPB BPTP Balitbangtan Sumatera Barat
07 Feb 2018 02:00 - sumbar

Varietas Kelas Benih Tgl Masuk Sisa Stock (Kg) Inpari 21 Batipuah BD 21 – April - 2016 0 Inpari 21 Batipuah BP 21 – April - 2016 773 Inpari 13 BP 17- Desember-2015 19 Saganggam Panuah BP 26-september-2016 45 Junjuang BP 01-Juni-2016 20 Batang Piaman BD 22- aguatus 2016 20 Batang Piaman BP 22 Oktober 2015  [ ... ]

Selengkapnya

Visit counter

253786
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
391
681
3078
246066
11628
20572
253786

Your IP: 3.84.186.122
2019-01-17 09:36

Galeri Video

MEDIA SOSIAL

Banner

 phsl  

Kabupaten Padang Pariaman

Prima Tani Kabupaten Padang Pariaman terletak di Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto. Letak lokasi ini sangat strategis, jarak dari ibukota kecamatan (Sungai Sarik) + 12 km, dari ibukota kabupaten (Pariaman) + 13 km, dan dari ibukota Provinsi (Padang) hanya 60 km, sarana transportasi lancar. Luas nagari ini lebih kurang 1500 hektar, topo-grafi datar sampai bergelombang dan berbukit, elevasinya berkisar 40-70 m di atas permukaan laut. Daerah ini termasuk beriklim basah dengan curah hujan >4000 mm/tahun, curah hujan rendah hanya terjadi pada bulan Juni - Juli.

 

Di Nagari Lareh Nan Panjang lahan sawah terdapat sepanjang aliran sungai hampir di  setiap korong dengan luas + 284 hektar, indeks pertanaman (IP) berkisar 100 - 200%. Luas garapan lahan sawah relatif kecil yaitu berkisar 0,25 - 1 hektar per kepala keluarga (KK). Produktivitas relatif rendah yaitu hanya 2,4 - 3 ton/ha.

 

Berdasarkan potensi genetik dan tingkat kesuburan lahan sawah yang ada, produktivitas padi tersebut bisa ditingkatkan menjadi 3,5 - 4 ton/ha dengan menerapkan inovasi teknologi yang spesifik, seperti penggunaan benih bermutu, pemupukan yang benih bermutu, pemupukan yang tepat, sistem tanam, dan penerapan PHT.

         

Luas lahan kering dan kebun kelapa di Lareh Nan Panjang + 1170 hektar, 70% diantaranya layak untuk ditanami kakao (tumpangsari kelapa dengan kakao).  Luas pemilikan kebun berkisar 0,25 - 3 hektar/KK. Status pemilikan lahan umumnya berupa tanah adat (tanah ulayat) dan mempunyai sertifikat atas nama mamak kaum (kepala suku). Berdasarkan potensi lahan telah ditetapkan komoditas unggulan yang berpotensi untuk dikembang-kan yaitu kakao, padi sawah dan sapi, sedangkan kelapa dan pisang sebagai komoditas penunjang.

 

Produktivitas kakao saat ini relatif masih rendah (+ 700 kg/ha), sedangkan potensi genetiknya mencapai 1 - 1,5 ton/ha dengan menerapkan inovasi teknologi penggunaan bibit unggul, pemupukan berimbang, pemangkasan yang teratur dan pengendalian hama/penyakit secara terpadu.

         

Ternak sapi masih merupakan usaha sambilan di Lareh Nan Panjang dengan penerapan teknologi yang sederhana. Peluang untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha ternak sapi dapat dilakukan melalui inovasi formulasi pakan berkualitas (rumput unggul sebagai pakan hijauan dan konsentrat) serta melakukan integrasi ternak dengan tanaman.

         

Penduduk Nagari Lareh Nan Panjang berjumlah 5.881 jiwa yang terdiri dari 2.858 laki-laki dan 3.023 perempuan dengan 1.083 kepala keluarga (KK). Jumlah penduduk yang telah mendapatkan pendidikan (SD, SLTP, SLTA dan Sarjana) hanya 11%, artinya tingkat pendidikan penduduk secara umum sangat rendah. Rendahnya tingkat pendidikan sangat berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan. Hal ini terlihat dari jumlah keluarga  miskin yang mencapai 372 KK  atau  34,35%.