JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Kesiapan BPTP Sumbar Dalam Menyonsong Peda 2019 Dan Penas 2020

Kesiapan BPTP Sumbar Dalam Menyonsong Peda 2019 Dan Penas 2020

Padang. Bertempat di aula Hotel New d'Dhave Siteba Padang telah dilangsungkan Rembug Harian KTNA Provinsi Sumatera Barat selama 2 hari (12-13 Oktober 2018). Acara yang dilaksanakan oleh KTNA dan...

Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal Untuk Lindungi Kekayaan Plasma Nuftah Kabupaten Agam

Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal Untuk Lindungi Kekayaan Plasma Nuftah Kabupaten Agam

Lubuk Basung - BPTP Sumatera Barat mendorong pemerintah Kabupaten/ Kota Se-Sumatera Barat untuk bisa mendaftarkan kekayaan plasma nutfahnya agar bisa dilindungi dan menjadi aset pemerintah daerah...

Masivkan Penggunaan Open Camera, BPTP Lakukan Sosialisasi

Masivkan Penggunaan Open Camera, BPTP Lakukan Sosialisasi

Padang, 8-9 Oktober 2018. Melanjutkan kegiatan narasumber pencitraan saletit Landsat-8 menggunakan bantuan aplikasi open camera (24 September 2018) yang dilakukan di hamparan sawah Dinas Tanaman...

Integrasi Sapi Sawit di KP. Sitiung BPTP Sumatera Barat

Integrasi Sapi Sawit di KP. Sitiung BPTP Sumatera Barat

Sabtu 6 Oktober 2018 Tim ternak BPTP SUMBAR memantau perkembangan kegiatan integrasi sapi sawit di KP. Sitiung. Sapi yang dikembangkan di KP Sitiung adalah jenis Sapi Pesisir yang merupakan plasma...

BBP2TP Lakukan Efektifitas Diseminasi di Sumbar

BBP2TP Lakukan Efektifitas Diseminasi di Sumbar

Solok- Rabu, 3 Oktober 2018 bertempat di Kenagarian Koto Gaek Guguak Kec. Gn. Talang Kab. Solok, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Balitbangtan melakukan Kegiatan...

  • Kesiapan BPTP Sumbar Dalam Menyonsong Peda 2019 Dan Penas 2020

    Kesiapan BPTP Sumbar Dalam Menyonsong Peda 2019 Dan Penas 2020

    Monday, 15 October 2018 02:14
  • Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal Untuk Lindungi Kekayaan Plasma Nuftah Kabupaten Agam

    Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal Untuk Lindungi Kekayaan Plasma Nuftah Kabupaten Agam

    Thursday, 11 October 2018 02:09
  • Masivkan Penggunaan Open Camera, BPTP Lakukan Sosialisasi

    Masivkan Penggunaan Open Camera, BPTP Lakukan Sosialisasi

    Wednesday, 10 October 2018 02:14
  • Integrasi Sapi Sawit di KP. Sitiung BPTP Sumatera Barat

    Integrasi Sapi Sawit di KP. Sitiung BPTP Sumatera Barat

    Monday, 08 October 2018 08:10
  • BBP2TP Lakukan Efektifitas Diseminasi di Sumbar

    BBP2TP Lakukan Efektifitas Diseminasi di Sumbar

    Thursday, 04 October 2018 01:55
Teknologi Pembuatan Silase Daun dan Pelepah Sawit
20 Mar 2018 02:33 - sumbarTeknologi Pembuatan Silase Daun dan Pelepah Sawit

Perkebunan sawit berkembang pesat di Sumatera Barat dan dalam tahun 2010 telah mencapai luas 350.000 ha, termasuk seluas 180.000 ha tanaman sawit yang belum menghasilkan. Menurut perhitungan, setiap hektar tanaman sawit yang telah berproduksi menghasilkan 5 ton pelepah, 1,43 ton daun, 1,13 ton solid, 0,5 ton bungkil inti sawit, 2,68 ton sabut perasan dan 3,39 ton tandan buah kososng. Dengan demikian terlihat bahwa di antara hasil ikutan tanaman sawit maka yang terbesar ditemukan adalah hijauan s [ ... ]

Selengkapnya
Teknologi Pengolahan Tepung Cabai
09 Jun 2017 07:23 - sumbarTeknologi  Pengolahan Tepung  Cabai

Pengolahan tepung cabai merupakan sub sistim agribisnis yang sangat strategis karena dapat memperkecil tingkat kerusakan, meningkatkan nilai tambah meminimalkan  biaya distribusi, meningkatkan daya simpan dan daya guna terutama dalam penyediaan bahan baku industri dan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha agribinis. Tepung cabai merupakan pengolahan lanjutan dari cabai kering yang diperoleh dari pengeringan cabai segar, penggilingan dan pengayakan. [ ... ]

Selengkapnya
Bima-19 Uri, Jagung Unggulan Masa Depan
20 Jun 2017 01:38 - sumbarBima-19 Uri, Jagung Unggulan Masa Depan

Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) telah melepas varietas unggul baru (VUB) jagung hibrida BIMA 20-URI  (URI=Untuk Rakyat Indonesia). Bima 20 URI selain pernah ditanam di lahan lebak, saat ini juga ditanam di lahan kering. Keunggulan jagung BIMA 20-URI  ini antara lain mempunyai potensi hasil tinggi 12,5 ton/hektar, tahan terhadap penyakit bulai, toleran penyakit karat dan bercak daun, toleran terhadap kekeringan, tahan rebah akar/batang serta stay green. Selain itu umur tanaman ini ha [ ... ]

Selengkapnya
Pengolahan Teh Botol Daun Gambir Di Tingkat Industri Rumah Tangga
13 Dec 2016 01:51 - sumbarPengolahan Teh Botol Daun Gambir Di Tingkat Industri Rumah Tangga

Pengolahan daun gambir menjadi teh botol merupakan diversifikasi olahan daun gambir yang dapat  meningkatkan nilai tambah dan pendapatan keluarga tani/KWT sebagai pelaku usaha. Keluarga tani tidak hanya menerima hasil dari getah gambir  tetapi juga dari teh botol. Teh botol dapat diproduksi oleh ibu-ibu karena tidak memerlukan tenaga yang kuat dan tidak merupakan pekerjaan yang berat, sedangkan pengempaan daun gambir untuk menghasilkan getah gambir adalah pekerjaan yang berat dan biasanya di [ ... ]

Selengkapnya
Info Teknologi Lainnya
Sumilah, SP
19 Jul 2017 08:04 - sumbarSumilah, SP

      Nama :  Sumilah, SP Pendidikan : S1 Jabatan : Peneliti Pertama Bidang Keahlian :  Sistem Usaha Pertanian Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas PROFIL
Sumilah, SP  lahir di Dayamurni  tanggal 14 Juli 1984. mendapatkan gelar sarjana pertanian (jurusan Agronomi dan Hortikultura) pada tahun 2007 dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Sejak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil lingkup Badan Penelitian dan P [ ... ]

Selengkapnya
Ir. Ellya Rosa, MSi
19 Jul 2017 07:20 - sumbarIr. Ellya Rosa, MSi

      Nama : Ir. Ellya Rosa, MSi Pendidikan : S1 Jabatan : Penyuluh Pertanian Madya Bidang Keahlian : Teknologi Pascapanen Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas Profil Tamat pendidikan S1 Perikanan Institut Pertanian Bogor tahun 1987 dan tahun 1988 bekerja di Balai Informasi Pertanian Padang sebagai staf teknis .
Tahun 1994 Balai Informasi Pertanian Padang bergabung dengan Ballitan Sukarami kemudian menjadi Balai Pengkajian [ ... ]

Selengkapnya
Ratna Wulandari SP, MSi
19 Jul 2017 07:20 - sumbarRatna Wulandari SP, MSi

      Nama : Ratna Wulandari SP, MSi Pendidikan : S2 Jabatan : Peneliti Muda /IIIc Bidang Keahlian : Sistem Usaha Pertanian Komoditas Utama Penelitian : Lintas Komoditas Profil Ratna Wulandari SP, MSi mendapat gelar Sarjana Pertanian (Program Studi Pemuliaan Tanaman (Jurusan Budidaya Pertanian) pada tahun 2003 dari Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. Pada tahun 2008 mendapatkan gelar Magister Science (M.Si) Keahlian Bida [ ... ]

Selengkapnya
Zulrasdi, SP
25 Jul 2017 02:50 - sumbarZulrasdi, SP

      Nama : Zulrasdi, SP Pendidikan : S2 Jabatan : Penyuluh Muda Bidang Keahlian : Budidaya Komoditas Utama Penelitian : Tanaman Pangan PROFIL Zulrasdi, SP lahir di Pariaman 09 Oktober 1963, mendapatkan gelar S1 Universitas Taman Siswa Jurusan Budidaya Pertanian Tahun 1996, dan S2 Universitas Andalas Padang Jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan tahun 2017. Mulai bekerja di Balai Informasi Pertanian Padang pada tahun 1983 [ ... ]

Selengkapnya
SDM Lainnya
Stok Benih UPB BPTP Balitbangtan Sumatera Barat
07 Feb 2018 02:00 - sumbar

Varietas Kelas Benih Tgl Masuk Sisa Stock (Kg) Inpari 21 Batipuah BD 21 – April - 2016 0 Inpari 21 Batipuah BP 21 – April - 2016 773 Inpari 13 BP 17- Desember-2015 19 Saganggam Panuah BP 26-september-2016 45 Junjuang BP 01-Juni-2016 20 Batang Piaman BD 22- aguatus 2016 20 Batang Piaman BP 22 Oktober 2015  [ ... ]

Selengkapnya

Visit counter

179926
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
565
930
2274
171490
15499
25569
179926

Your IP: 54.166.207.223
2018-10-16 11:06

Galeri Video

MEDIA SOSIAL

Banner

 phsl  

Kabupaten Padang Pariaman

Prima Tani Kabupaten Padang Pariaman terletak di Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto. Letak lokasi ini sangat strategis, jarak dari ibukota kecamatan (Sungai Sarik) + 12 km, dari ibukota kabupaten (Pariaman) + 13 km, dan dari ibukota Provinsi (Padang) hanya 60 km, sarana transportasi lancar. Luas nagari ini lebih kurang 1500 hektar, topo-grafi datar sampai bergelombang dan berbukit, elevasinya berkisar 40-70 m di atas permukaan laut. Daerah ini termasuk beriklim basah dengan curah hujan >4000 mm/tahun, curah hujan rendah hanya terjadi pada bulan Juni - Juli.

 

Di Nagari Lareh Nan Panjang lahan sawah terdapat sepanjang aliran sungai hampir di  setiap korong dengan luas + 284 hektar, indeks pertanaman (IP) berkisar 100 - 200%. Luas garapan lahan sawah relatif kecil yaitu berkisar 0,25 - 1 hektar per kepala keluarga (KK). Produktivitas relatif rendah yaitu hanya 2,4 - 3 ton/ha.

 

Berdasarkan potensi genetik dan tingkat kesuburan lahan sawah yang ada, produktivitas padi tersebut bisa ditingkatkan menjadi 3,5 - 4 ton/ha dengan menerapkan inovasi teknologi yang spesifik, seperti penggunaan benih bermutu, pemupukan yang benih bermutu, pemupukan yang tepat, sistem tanam, dan penerapan PHT.

         

Luas lahan kering dan kebun kelapa di Lareh Nan Panjang + 1170 hektar, 70% diantaranya layak untuk ditanami kakao (tumpangsari kelapa dengan kakao).  Luas pemilikan kebun berkisar 0,25 - 3 hektar/KK. Status pemilikan lahan umumnya berupa tanah adat (tanah ulayat) dan mempunyai sertifikat atas nama mamak kaum (kepala suku). Berdasarkan potensi lahan telah ditetapkan komoditas unggulan yang berpotensi untuk dikembang-kan yaitu kakao, padi sawah dan sapi, sedangkan kelapa dan pisang sebagai komoditas penunjang.

 

Produktivitas kakao saat ini relatif masih rendah (+ 700 kg/ha), sedangkan potensi genetiknya mencapai 1 - 1,5 ton/ha dengan menerapkan inovasi teknologi penggunaan bibit unggul, pemupukan berimbang, pemangkasan yang teratur dan pengendalian hama/penyakit secara terpadu.

         

Ternak sapi masih merupakan usaha sambilan di Lareh Nan Panjang dengan penerapan teknologi yang sederhana. Peluang untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha ternak sapi dapat dilakukan melalui inovasi formulasi pakan berkualitas (rumput unggul sebagai pakan hijauan dan konsentrat) serta melakukan integrasi ternak dengan tanaman.

         

Penduduk Nagari Lareh Nan Panjang berjumlah 5.881 jiwa yang terdiri dari 2.858 laki-laki dan 3.023 perempuan dengan 1.083 kepala keluarga (KK). Jumlah penduduk yang telah mendapatkan pendidikan (SD, SLTP, SLTA dan Sarjana) hanya 11%, artinya tingkat pendidikan penduduk secara umum sangat rendah. Rendahnya tingkat pendidikan sangat berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan. Hal ini terlihat dari jumlah keluarga  miskin yang mencapai 372 KK  atau  34,35%.