JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kajian Bulan Tanam Jagung Mendukung Integrasi Tanaman Dan Ternak Sapi

Usahatani jagung di Sumatera Barat pada umumnya dan di Kabupaten Solok pada khususnya, termasuk di Kecamatan Gunung Talang, masih bersifat tradisional. Kearifan lokal Petani menanam jagung varietas jagung manis yang memiliki daya saing produktivitas yang hampir sama dengan varietas unggul nasional. Banyak komoditas yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dengan memakai konsep usahatani integrasi dan usaha pertanian tanpa limbah. Tiga komoditas diantaranya adalah ubi jalar, jagung, dan ternak sapi. Indonesia menempati urutan ke-4 dari segi luas areal dan produksi ubi jalar di dunia setelah China, Vietnam, dan Uganda. Walaupun sampai tahun 2007 Sumatera Barat belum tercatat dalam 10 provinsi penghasil ubi jalar utama di Indonesia, namun luas panen ubi jalar di daerah ini mencapai 4.393 hektar tiap tahun (Irfan et al., 2012). Selanjutnya, jagung merupakan komoditas tanaman pangan kedua sesudah padi yang diprioritaskan pengembangannya dalam revitalisasi pertanian. Komoditas ini lebih strategis bila dikaitkan dengan produksinya yang dibutuhkan tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan kosumsi manusia tapi juga sangat penting dalam mendukung pengembangan usaha peternakan. Peningkatan areal pertanaman jagung sebesar 0,61% per tahun. Perubahan citra jagung dari hanya sebagai komoditas makanan pokok menjadi bahan baku industri masa depan telah menjadikan peningkatan investasi swasta yang makin besar dalam pengembangan komoditas ini. Untuk Lebih Lengkapnya Klik Disini

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)