JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jadikan Bpp Sebagai Rumah Penyuluh, Petani Dan Pusat Data

Jadikan BPP sebagai rumah Penyuluh, Petani dan sebagai pusat data, demikian disampaikan Bupati Kab. Solok Selatan yang diwakili oleh Asisten II Drs. Putra Nusa, MM, MPd pada sambutan pembukaan Sosialisasi Program Kostratani di Ruang Pertemuan Oryza sativa Dinas Pertanian Kab. Solok Selatan Jumat, 13 Maret 2020. Program Kostratani ini sasarannya Kelompoktani yang  sebagai ujung tombak pembangunan pertanian di Kab. Solok Selatan. Perlunya dibuat aturan-auturan yang prinsipnya menguntungkan petani. Penyuluh diharapkan untuk serta dalam berusaha di bidang pertanian dengan menerapkan teknologi pertanian yang sesuai rekomendasi demikian Putra Nusa. Hadir dalam pertemun ini antara lain: Pembina Kostratani untuk Kab. Solok Selatan dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian yang diwakili oleh  Ir. Erwin Suib, MP, BPTP Sumbar yg diwakili oleh LO Solsel Dr. Ir Dedi Azwardi, MP, Dinas TPHK Prov. Sumbar Ir. Agustiar, MSi, Bank Nagari, Camat Kec. Sangir Balai Janggo dan Koordinator Penyuluh di 7 Kecamatan. Sementara itu Pembina Program Kostratani Pusat menyampaikan perlunya keseragaman data dan valid dalam mendukung Program Kostratani ini dan

kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan disesuaikan dengan data yang ada. Langkah kerja selanjutnya akan diadakan pertemuan lanjutan secara berkala.

Kadis Pertanian Kab. Solok Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Kostratani di Kab. Solok Selatan tahum 2020 ini dilaksanan pada 5 BPP dari 7 BPP yang ada dan tahun 2021 semua BPP akan melaksanakannya. Berdasarkan arahan Mentri Pertanian tujuan yang harus dicapai pada Kostratani ini adalah peningkatan produksi 7%, peningkatan ekspor 3 kali lipat bagi semua komoditi dan penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR di Kab. Solok Selatan sudah dilakukan MOU dengan OJK dengan 4 bank pendukung (BRI, BNI, Mandiri dan bank Nagari). Untuk Kab. Solok Selatan akan dikucurkan KUR untuk tanaman jagung 2.000 ha dan padi sawah 2.000 ha.

Acara dilanjutkan dengan memutar video tentang Kostratani, penyampaian materi tentang Peran  BPTP Sumbar dalam Mendukung Kostratani di Sumatera Barat dimana BPTP sebagai Sekretariat  Kostrawil, pelaksana  AOR (Agricuture Operation Room). BPTP Sumbar bertanggung jawab terhadap Kota Padang dan Kota Payakumbuh. Penyampaian materi tentang Kostratani juga disampaikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Prov. Sumatera Barat. Acara Kostratani diakhiri dengan diskusi dengan peserta pertemuan dan penyusunan jadwal pertemuan bulan April 2020 di tiap-tiap BPP yang dihadiri oleh Camat, Walinagari, Penyuluh, Ketua Kelompoktani di wilayah kerja BPP yang didampingi oleh Tim Pembina Pusat, Dinas TPHK Prov. Sumbar, BPTP Sumbar dan Dinas Pertanian Kab. Solok Selatan. (DA)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)