JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bimbingan Teknis Pasca Panen & Pengolahan Cabai

Padang, "Persaingan dagang saat ini semakin ketat, terutama komoditas hortikultura, seperti halnya cabai, menuntut produsen atau petani menghasilkan komoditi yang berkualitas. Untuk memperoleh komoditi cabai berkualitas, petani harus mampu mencegah kerusakan, mampu melakukan sortasi, dan grading serta tindakan pascapanen lainnya. Dengan diperolehnya cabai bermutu, umur simpan akan dapat diperpanjang, dan kehilangan hasil dapat ditekan". Hal ini disampaikan oleh Ir.Kasma Iswari, MSi (peneliti BPTP Sumatera Barat) dihadapan 30 orang peserta Diklat Teknis Agribisbis Cabai bagi Petani (Rabu - Kamis, 4- 5 Maret 2020) di aula Distanhorbun Provinsi Sumatera Barat, Bandarbuat Padang.

Selanjutnya, Kasma Iswari menyampaikan bahwa kehilangan hasil bisa mencapai 25- 50% akibat kelalaian tindakan pascapanen. Disamping itu komoditi cabai mudah rusak setelah panen (perishable), harga sangat berfluktuasi. Saat panen raya harga jatuh, sebaliknya saat paceklik, harga jual melambung. Langkah yang dapat diambil utk memperpanjang umur simpan cabai dan meningkatkan nilai tambah adalah dengan mengolah cabai menjadi produk olahan seperti halnya cabai kering, tepung cabai, cabai blok, saus cabai dan lain-lainnya. Produk tersebut dapat disimpan satu tahun, tentunya dengan persyaratan kemasan yang melindungi produk.Penyampaian materi diiringi dengan praktek pengolahan cabai. Peserta sangat antusias mengikuti diklat tersebut. Di akhir diskusi Kasma menyampaikan agar ilmu yg diperoleh tidak hanya sebagai ahli pelatihan tapi ahli dalam berbisnis pengolahan cabai. (Is)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)