JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jarwo Super, Inovasi Teknologi Mendukung Himbauan Bupati Tanah Datar

Batusangkar. "Menerapkan teknologi jajar legowo (jarwo) dan pelarangan membakar jerami padi merupakan himbauan Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat kepada petani padi sawah di daerahnya. Penyuluh pertanian berkewajiban mensosialisasikan himbauan ini dengan menerapkan inovasi teknologi jarwo super padi sawah".

Hal tersebut disampaikan oleh Kadistan Kab. Tanah Datar -Ir.Daryanto Sabir,M.Si- pada saat pembukaan Rapat Koordinasi dan Pertemuan Penyuluh Pertanian se Kab. Tanah Datar (Kamis, 31 Mei 2018).

Acara yang dilaksanakan di aula Dispangan dan perikanan ini dihadiri oleh seluruh Kabid, Koordinator penyuluh kecamatan, penyuluh kecamatan/nagari, dan petani yang berjumlah sebanyak100 peserta. Peneliti BPTP Balitbangtan Sumbar (Ir.Atman Roja,M.Kom) juga hadir sebagai narasumber.

Daryanto Sabir selanjutnya menyatakan bahwa teknologi jarwo super mampu meningkatkan hasil sampai 40%. Dan bila teknologi ini diterapkan pada seluruh lahan sawah di Kab Tanah Datar, akan mampu meningkatkan populasi

tanaman padi sawah setara 7.648 ha, dari 22.944 ha menjadi 30.592 ha.

Kemudian, dalam pemaparannya, Atman Roja menjelaskan tentang komponen teknologi jarwo super. Diantaranya yang paling penting antara lain: penggunaan varietas unggul baru (VUB) berpotensi hasil tinggi, jarwo 2:1, biodekomposer yang mampu melapukkan jerami dalam waktu 1 minggu di lapangan, pupuk hayati sebagai seed treatment, pengendalian OPT, dan penggunaan alsintan. Sampai saat ini, rekomendasi sementara VUB spesifik Sumatera Barat adalah Batang Piaman dan Cisokan.

Diakhir acara, dilakukan penandatangan kesepakatan bersama penyuluh dalam menerapkan teknologi jarwo dan mencegah pembakaran jerami di wilayah masing-masing. Kesepakatan ini juga ditandatangi oleh Kadis Pertanian dan LO Tanah Datar sebagai saksi kesepakatan. (ATR)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 5.00 (1 Vote)