JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
003763
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
678
610
3763
0
3763
0
3763

Your IP: 54.167.29.208
2018-02-25 23:36

Kabupaten Solok Selatan Bertekad Sukseskan PAJALE 2018

Kabupaten Solok Selatan bertekad untuk memenuhi permintaan luas tanam Pajale pada tahun 2018. Untuk tahun ini kita targetkan sebanyak 2.658 ha padi lahan  kering, 24.000 ha tanaman jagung dan 16.000 ha tanaman kedele,  demikian dikatakan Kadis Pertanian Kab. Solok Selatan Ir. Tri Handoko Gunardi pada pertemuan singkat dengan Tim Upsus Pajale Pusat  Sujiono, SPi.  Pada kesempatan itu turut hadir Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Horti dan Perkebunan Prov. Sumbar, Kabid. Tanaman pangan, Kabid Perkebunan; Kabid Penyuluhan serta gerakan pemuda tani (Gempita) Solsel.

Sementara itu BPTP Sumbar diwakili LO. Solok Selatan Dr. Ir. Dedi Azwardi; MP. Tim Upsus Pusat sangat mendukung dalam penguatan  program Pajale dan mengharapkan pelaksanaannya sesuai dengan pedoman yang ada, saling berkoordinasi dan bekerjasama antar dinas terkait dan Gempita.

Menurut Tri Handoko Penanaman jagung diarahkan ke daerah perkebunan rakyat yg belum pernah ditanami jagung. Cukup banyak lahan  yang belum dimanfatkan

untuk tanaman jagung sebagai tanaman sela dengan tanaman pisang, kopi, sawit dan komoditas perkebunan lainnya. "Pihak Nagari harus diberi tahu agar petaninya bisa melaksanakan kegiatan yang nantinya akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa" ujarnya. Pada kesempatan itu turut hadir tim upsus pusat, Sujiono, S.Pi. Menurutnya Faktor varietas jagung sangat penting dalam program Pajale disamping masalah teknis dan sosial lainnya. Pada saat diskusi semua permasalahan yang dihadapi petani disampaikan oleh Kabid Tanaman Pangan kepada Tim Upsus Pajale Pusat Sujiono, SPi, dan akan segera ditanggulangi sehingga program Pajale dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik. Setelah diskusi Tim melakukan peninjauan lapangan calon lokasi penanaman jagung ke Jorong Tandai, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir Kab. Solsel. Peninjauan lapangan dipandu oleh Kabid Tanaman Pangan dan anggota Gempita Solsel yang sudah menyiapkan calon lokasi seluas 4.000 ha dan berpeluang lagi bagi daerah lainnya (DA/w).