JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peneliti Tanpa Penyuluh Lumpuh Dan Penyuluh Tanpa Peneliti Buta

Demikian perumpamaan yang menggambarkan kerjasama yang saling membutuhkan antara peneliti dan penyuluh di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Balitbangtan, Dr. Muhammad Syakir saat memberikan pengarahan pada pembukaan Workshop Peningkatan Kapabilitas Pejabat Fungsional Mendukung Penderasan Diseminasi Inovasi Balitbangtan di Cipayung Bogor, 28 November 2017.

Disampaikan pula oleh Kepala Balitbangtan bahwa menemukan inovasi bukan tujuan akhir  Balitbangtan tetapi mendiseminasikannya. Perlu tandem yang seimbang antara peneliti dan penyuluh. Peneliti harus menghasilkan inovasi yang membuat suatu lompatan. Sedangkan penyuluh harus mampu menterjemahkan hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam jurnal-jurnal. Disinilah kelebihan penyuluh Balitbangtan dari penyuluh lainnya. Menyikapi diberlakukannya PP no. 11 tahun 2016, Kepala Balitbangtan berharap agar pembinaan fungsional di BPTP ditingkatkan. Peneliti/penyuluh utama berkewajiban membina peneliti/penyuluh di bawahnya.

Kepala BBP2TP, Dr. Harsi Syahbuddin,  pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa tahun 2018, di BPTP terdapat kegiatan penyiapan materi penyuluhan dan diseminasi serta bimbingan teknis bagi penyuluh lapang. "Dokumentasikan pekerjaan dengan baik sehingga bisa menjadi bahan angka kredit", tambah Kepala BBP2TP. Workshop dihadiri oleh 200 orang peserta. BPTP Sumbar diwakili oleh Ir. Syahrul Zen, MS. dan Ir. Rifda Roswita, M.Si.