JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Diskusi Dengan Peneliti Dan Penyuluh Tentang Teknologi Jarwo Super Dalam Acara Temu Teknis Peneliti-Penyuluh Di Labdis Diseminasi Padang

Temu Teknis Peneliti-Penyuluh dengan tema: ”Peningkatan Produktivitas Padi Melalui Penerapan Inovasi Teknologi”dilaksanakan Senin tanggal 6 November 2017, bertempat di Ruang Pertemuan Labor Diseminasi BPTP Sumatera Barat. Dihadiri oleh 80 orang peserta, terdiri dari: Penyuluh dan Widyaiswara Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, Guru SPP-SPMA Negeri Padang, Penyuluh Dinas Pertanian kabupaten/ kota se Sumatera Barat, serta peneliti dan penyuluh BPTP-Balitbangtan Sumatera Barat.

Dr. Ir. Chandra Indrawanto, M.Sc dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa, Provinsi Sumatera Barat tidak menghadapi yang masalah serius dengan pemenuhan kebutuhan pangan khususnya beras. Akan tetapi, pemanfaatan potensi dan produktivitas pangan perlu ditingkatkan terutama untuk mendukung kedaulatan pangan nasional. Sejalan dengan itu peningkatan produksi dan produktivitas padi di Sumatera Barat masih harus terus ditingkatkan mengingat indeks pertanaman (IP) padi sawah baru 2,0 - 2,1 dan produktivitas baru mencapai 5,11 t/ha, masih berada di bawah rata-rata IP dan produktivitas nasional (5,4 t/ha).

Ir. Maswal Nur, M.Si  mewakili Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, menyatakan bahwa target peningkatan produksi padi di Provinsi Sumatera Barat terus meningkat dari 6,36% pada tahun 2016 menjadi 31,33% pada tahun 2021. Di lain pihak, walaupun produktivitas padi sawah pada tahun 2016 meningkat 0,99% dibanding pada tahun 2015, namun produksi padi pada tahun 2016 ternyata 1,85% lebih rendah dibanding pada tahun 2015. Kenyataan ini perlu menjadi perhatian serius oleh berbagai pihak yang terkait dengan pengembangan padi di Sumatera Barat, termasuk penyuluh pertanian.

Acara Temu Teknis Peneliti-Penyuluh diakhiri dengan pembacaan rumusan oleh tim perumus dan ditutup secara resmi oleh  Ir. Ismon L , MS ,  kepala SKPP BPTP Balibangtan  Sumatera Barat. (Ellya Rosa dan Eva Riza)