JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Temu Teknis Peneliti Penyuluh Balitbangtan di Banda Aceh

“Sinergi dan Singkronisasi Program Litkaji dan Diseminasi Balitbangtan Mendukung Swasembada Pangan” demikian tema dari Temu Teknis Peneliti Penyuluh Balitbangtan  yang diadakan tanggal 9 Mei 2017 di Banda Aceh. Ada tiga tujuan pada pertemuan ini yaitu meningkatkan sinergi dan singkronisasi pelaksanaan kegiatan litkaji dan diseminasi Badan Litbang Pertanian, meningkatkan pola kemitraan dan menciptakan harmonisasi antara Penyuluh dan Peneliti Badan Litbang Pertanian dalam mendukung swasembada pangan dan merumuskan kebijakan dan strategi pelaksanaan litkaji dan diseminasi dalam bentuk karya tulis ilmiah.  Temu teknis ini dilaksakan bersamaan dengan Penas Petani dan Nelayan ke XV di Banda Aceh. Temu teknis ini dibuka oleh Kepala Badan Litbangtan yang diwakili oleh Kepala Perpustakaan Balitbantan Ir, Gayatri Karana , M.Sc yang menyampaikan bahwa  pertemuan ini sangat perlu dilaksanakan sehingga peneliti dan penyuluh bisa secara bergandengan dalam mencapai tujuan swasembada pangan di Indonesia.  Temu Teknis ini diikuti oleh    peserta sebanyak 80 orang yang diawali dengan presentasi dari pemakalah utama Dosen Fakultas Pertanian Unsyiah Banda Aceh Dr. Ir. Effendi, M.Agric.Sc dan dilanjutkan oleh Koordinator Penyuluh Balitbangtan Bogor Ir. R. Sad Hutomo Pribadi, M.Si. Makalah penunjang  6  judul yang dipresentasikan oleh peneliti dan penyuluh Balitbangtan, secara keseluruhan  makalah berjumlah 105 buah yang akan diterbitkan dalam bentuk  proseding. BPTP Balitbangtan Sumatera Barat berpartisipasi pada temu teknis ini dengan 3 orang Penyuluh yaitu Dr. Ir. Dedi Azwardi, MP, Ahmad Syufri, SPi, MSi dan M. Ichwan SP, MSi. Temu Teknis ditutup oleh Kepala BPTP Banda Aceh Dr. Basri, AB, M.Sc dengan harapan setelah  pertemuan ini akan dapat meningkatkan singkronisasi antara peneliti dan penyuluh dalam kegiatan Litkaji dan Diseminasi sehingga teknologi hasil litkaji akan cepat diadopsi oleh pengguna dan swasembada pangan  akan dapat diwujudkan (DA).