Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Info Pasar
Ulat Bulu
Kalender Tanam
Hasil Lipi
Bank Padi
Sinar Tani
E-Produk
Layanan Online Alsin
phsl


Tim Peninjau Kerjasama Selatan-Selatan Kemenlu RI kunjungi Taman Agro Inovasi BPTP Sumatera Barat PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 31 Oktober 2014 08:02

Tanggal 29 Oktober 2014,  hari ketiga kunjungan tim ke Kabupaten Solok dalam rangka peninjauan potensi komoditas unggulan daerah sebagai Implementing Agency Program bantuan teknik dan kerjasama Selatan-Selatan dan Triagular (KSST) diketuai oleh Kabag Public Private Partnership Kemenlu Bpk Tito Oktavianirus, Kasi kerjasama Teknik Wilayah Uni Eropah Annisa Amrih Sophiany, Kasubag bidang Kesra Yane Widayanti bersama anggota tim lainnya (Bappenas, Setneg, Keuangan) berkunjung ke BPTP Sumatera Barat. Dalam kunjungan tersebut tim didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Bappeda, dan Kabag Perekonomian Kabupaten Solok.

Tim diterima Ir. Buharman B., MS mewakili kepala Balai dan Ir. Kasma Iswari MSi sebagai narasumber mengekspose potensi inovasi teknologi unggulan produk olahan yang mungkin bisa di share kepada lembaga/negara lain sesama anggota Selatan-Selatan.

Beberapa produk menggunakan bahan baku dari hasil tanaman pangan seperti dari ubikayu dan, jagung, serta sayuran dan buah-buahan dalam bentuk tepung cabe, manisan cabe, cabe blok, odol tomat, sirup dan jus serta produk manggis (xhantones, puree, dan sirup) dihasilkan dari production house ini. Dengan fasilitas dan peralatan yang ada, production house juga telah difungsikan sebagai tempat pelatihan, terutama untuk pengolahan pangan.

Di Taman Agro Inovasi Kepala Balai menjelaskan kepada tamunya bahwa sesuai kebijakan Kemtan, M-KRPL harus dikembangkan disetiap kabupaten/kota melibatkan KWT sebagai peserta dan direplikasi oleh Badan Ketahanan Pangan dengan jumlah lebih banyak. Baik di perkotaan maupun di perdesaan, luas lahan pekarangan relatif terbatas, namun bisa dimanfaatkan untuk aneka tanaman sayuran, buah, toga, dan ternak sebagai sumber gizi dan pendapatan rumah tangga yang mengelola. Untuk rumah tipe 36 misalnya (Taman Agroinovasi sebagai illustrasi) serta luas pekarangan 120 m2 selain menggunakan rak vertikultur, polibag, dan pot, pada tiga sisi halamannya dapat ditanami tanaman sayuran, buah dan toga langsung di lahan. Selain itu juga dibuat kolam untuk pemeliharaan ikan seperti lele dan nila. Penataan tanaman tentunya memperhatikan estetika (mampu berfungsi sebagai ornamen) serta pencahayaan yang memungkinkan fotosintesis berjalan optimal.

Di dalam Rumah Kaca terdapat bebeberapa koleksi tanaman bunga berupa krisan (19 varietas) dan koleksi bunga lainnya. Selain itu dalam Rumah Kasa digunakan untuk koleksi sumberdaya genetik (SDG) tanaman yang ada di Sumatera Barat, antara lain: keragaman puring (15 macam), colcus (15 macam), bromelia (10 macam), anggrek sp (12 spesies), tanaman biofarmaka (42 macam), dan beragam tanaman hias, pangan dan industri khas Sumbar lainnya. Hasil ekplorasi dan koleksi ini sedang dibukukan. Dijelaskan oleh Aryawaita, SP bahwa koleksi termahal bernilai jutaan rupiah adalah jenis Angrek macan  yang diekplorasi dari lembah Harau.

Pada akhir kunjungan tersebut Kepala Balai menyerahkan beberapa publikasi BPTP Sumbar serta menerima Newsletter dan Training Program ISSTC (Indonesia South- South Technical Coorporation (Buharman B.).

 

 

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com