Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
E-Produk
Layanan Online Alsin
phsl
Info Pasar
Ulat Bulu
Kalender Tanam
Hasil Lipi
Bank Padi
Sinar Tani


Temu Peneliti-Penyuluh Dan Stakeholders Dalam Rangka Meningkatkan Komunikasi Dan Koordinasi PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 24 Oktober 2014 13:51

Era pertanian ke depan mengedepankan isu kedaulatan dan kemandirian pangan; dan  kemakmuran rakyat melalui pertanian moderen yang dicirikan dengan penguasaan bio-science dan bio-engineering, penguasaan teknologi yang merespon perubahan iklim, mekanisasi pertanian sesuai dengan karakteristik wilayah, dan aplikasi Informasi Teknologi (IT) dalam hulu dan hilir pembangunan pertanian. Untuk itu, pembangunan pertanian berbasis riset adalah sebuah keniscayaan. Demikian disampaikan Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) yang diwakili Kepala Bidang KSPHP, DR.Retno Sri Hartati Wulandari pada acara pembukaan Temu Peneliti Penyuluh dan Stakeholders lainnya  pada hari Rabu tanggal 22 Oktober 2014 di Auditorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat (Sumbar) di Sukarami.

Dalam kesempatan yang sama Prof. DR. Fahri Ahmad, MSc., Kepala Dewan Riset Daerah dalam sambutannya mengatakan  bahwa Temu Peneliti Penyuluh dan Stakeholders ini sangat  penting, karena melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif akan bisa dibangun sinergitas program dan kegiatan dalam rangka membumikan inovasi yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga riset ke seluruh pengguna inovasi menuju terwujudnya knowledge-based economy di Provinsi Sumbar.

Pertemuan dengan tema ”Peningkatan Peran Inovasi dalam Pembangunan Pertanian Menuju Pengembangan Kawasan Agribisnis Berbasis Bioindustri” ini merupakan rangkaian kegiatan Pekan Agroinovasi yang dilakukan mulai tanggal 14 Oktober berupa temu lapang padi di Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar.

Pertemuan ini diikuti 107 orang peserta  yang berasal dari Dewan Riset Daerah  Sumbar, Bappeda Provinsi Sumbar, Dinas terkait tingkat provinsi/kabupaten/kota se Sumbar, Bakorluh, Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten/Kota se Sumbar, peneliti-penyuluh BPTP Sumbar, serta para undangan lainnya. Pertemuan menghadirkan 7 (tujuh)  nara sumber berasal  dari Bappeda Provinsi Sumbar, BBP2TP, Balai Riset dan Standarisasi (Baristand) Padang, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Sumbar, Dinas Peternakan Provinsi Sumbar, Bakorluh Provinsi Sumbar dan BPTP Sumbar Sumbar.

Pertemuan telah menghasilkan  beberapa rumusan antara lain: (1) Komunikasi dan koordinasi yang intensif diharapkan  akan dapat mempercepat diseminasi dan penerapan inovasi ke dan oleh pengguna serta pengumpulan umpan balik penerapan inovasi di lapangan, (2)  Pada tahun 2015, Badan Litbang Pertanian akan mengimplementasikan 3 (tiga) model pertanian bioindustri di Sumbar, masing-masing berbasis: (a) integrasi tanaman jagung dan ternak sapi, (b) tanaman gambir, dan (c) tanaman ubi jalar, yang tentunya memerlukan dukungan UK/UPT terkait di daerah. (3) Konsep pertanian bio-industri sejalan dan dapat mendukung salah satu prioritas pembangunan dalam RPJMD Provinsi Sumbar 2010-2015, yaitu Pengembangan Pertanian Berbasis Kawasan dan Komoditas Unggulan. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Dinas Peternakan Provinsi Sumbar telah memasukkan konsep pertanian bioindustri dalam visi dan misi serta program kerja dan kegiatan masing-masing. (4) Pengembangan pertanian bioindustri mendukung pengembangan kawasan komoditas pertanian unggulan sudah barang tentu memerlukan dukungan dari lembaga-lembaga penyuluhan dengan tenaga-tenaga penyuluh yang berdedikasi tinggi dan berwawasan luas. Dukungan penyuluhan berkaitan pula dengan upaya pengembangan dan penguatan kelembagaan sesuai dengan kebutuhan. (5) Diakui bahwa Sistem Inovasi Nasional (SINAS) dan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) belum berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dirasakan menjadi salah satu faktor penentu banyaknya inovasi yang diimplementasikan oleh pengguna. Dukungan pengambil kebijakan dalam hal ini tentunya sangat diharapkan.

Di akhir Pertemuan Kepala BPTP Sumbar, Dr. Hardiyanto meminta pada peserta untuk meningkatkan Komunikasi dan Koordinasi dalam rangka mendiseminasikan inovasi teknologi yang dibutuhkan oleh para pengguna ( User). (Erma, Yohana)

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com