Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Hasil Lipi
E-Produk
Bank Padi
Sinar Tani
Layanan Online Alsin
phsl
Info Pasar
Ulat Bulu
Kalender Tanam


Pemberdayaan Petani Melalui Sekolah Lapang Bawang Merah Organik PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 21 November 2014 08:28

Dalam aktivitas mendukung program daerah dan kepedulian terhadap petani, BPTP Sumatera Barat telah melakukan pemberdayaan petani organik dengan inti kegiatan “Penguatan Kelembagaan Petani”. Proses penguatan kelembagaan dilakukan melalui Rekayasa sosial, rekayasa teknis dan rekayasa ekonomi.

Dalam rekayasa sosial aktivitas yang dilakukan meliputi peningkatan kualitas sumberdaya manusia, pembinaan kelembagaan dan fasilitasi akses kerjasama. Rekayasa teknis dilakukan melalui penerapan teknologi spesifik lokasi usahatani pertanian organik yang difokuskan kepada usahatani padi organik dan sayuran organik yang efisien dan efektif. Sementara untuk Rekayasa ekonomi dilaksanakan melalui proses fasilitasi pemasaran dan akses penguatan permodalan serta perluasan jaringan usaha pertanian organik.

Dalam proses penguatan kelembagaan ini, stressing kegiatan lebih didominasi oleh pembinaan penanganan produk dan fasilitasi pemasaran serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan kesepakatan dengan petani binaan (kelompok binaan) yang lebih banyak mengharapkan tersedianya pasar dan harga yang layak bagi produk yang mereka hasilkan. Artinya pilihan ini sangat tepat dengan teknik ekonomi, dimana pasar dianggap sebagai faktor penghela bagi aktivitas lainnya seperti peningkatan produksi dan peningkatan kualitas produk itu sendiri.

Namun demikian, proses penguatan harus dilakukan secara lengkap agar tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat dicapai. Kualitas sumberdaya manusia petani juga harus lebih ditingkatkan, terutama dalam menerapkan teknologi dan menentukan pilihan komoditas dengan orientasi pasar sesuai dukungan wilayah. Selain usahatani padi, kelompok wanita tani (organik) Harapan Maju ini juga  untuk mengusahakan berbagai tanaman lainnya seperti sayuran, kacang tanah, cabai, terung dan buncis. Berkaitan dengan upaya untuk peningkatan kemampuan dan juga peningkatan ragam usaha, petani meminta untuk dilatih dan dibantu dengan teknologi usahatani bawang merah secara organik.

Pelatihan dalam bentuk Sekolah Lapang dilakukan di lahan petani Oktober 2014 lalu, diikuti oleh semua anggota (14 orang) kelompok yang aktif. Narasumber didatangkan dari BPTP sendiri (Moehar Daniel dan Nieldalina) selaku penanggung jawab dan anggota sekaligus sebagai pembina dan pemberi materi. Narasumber khusus untuk tanaman bawang merah dan keorganikan didatangkan dari PPO (Persatuan Petani Organik) Sumatera Barat, Fauzi Rizal dan Ice. Keduanya adalah petani organik andalan yang telah dikukuhkan sebagai petani pakar oleh Pemerintah Sumatera Barat.

Petani organik peserta sangat antusias mengikuti semua acara Sekolah Lapang tersebut yang dilakukan mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 16.30 sore. Mereka merasakan akan ilmu baru yang diperoleh yang langsung dipraktekan di lapang. Dan tentu saja sangat mengharap bahwa tanaman bawang yang mereka usahakan tersebut akan memberikan hasil yang optimal. Semangat mereka tercermin dari upaya dan aktivitas yang dilakukan baik ketika di lapang maupun ketika mendiskusikan teknologi tersebut dalam ruangan. Banyak pertanyaan yang diajukan, sesuai dengan hal-hal yang belum mereka ketahui. Berbagai teknologi dan temuan baru dalam keorganikan telah mereka peroleh dan yakin akan manfaat yang akan bisa mereka terima nantinya.

Dengan acara yang santai dan kekeluargaan diskusi berjalan sangat lancar dan meriah. Kadang-kadang dimeriahkan denganseloroh, gelak tawa dan canda para peserta, narasumber dan pembina yang sudah mempunyai hubungan yang sangat dekat. Kedekatan ini serta model suguhan acara yang fleksibel (tidak resmi, tidak protokoler serta tidak tegang) semakin meningkatkan semangat dan antusiasme para peserta. Ditambah dengan keahlian dan pengalaman narasumber yang menerangkan membuat para petani yang dilatih merasa puas dan sangat berterima kasih dengan adanya acara Sekolah Lapang dan bantuan sarana produksi tersebut.

Pada akhir acara, petani sangat mengharapkan kegiatan pembinaan ini dapat dilanjutkan karena mereka merasakan belum banyak teknologi dan bimbingan teknis lapang yang diterima. Proses peningkatan produktivitas belum dilakukan secara tuntas karena masih banyak teknik bercocok tanam dan sistem usaha yang harus diperbaiki, begitu juga dengan kualitas sumberdaya manusianya serta jejaring pasar yang belum tuntas. Proses pemberdayaan yang sudah berjalan lebih kurang delapan bulan tersebut disadari masih sangat mendasar. Masih banyak hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan dan kualitas sumberdaya manusia yang belum tertangani. Paling tidak proses ini diharapkan bisa berjalan selama tiga tahun agar sasaran bisa dicapai dan kegiatan ini bisa dijadikan model atau prototipe proses pemberdayaan petani.

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com