Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
phsl
E-Produk
Hasil Lipi
Bank Padi
Sinar Tani
Info Pasar
Ulat Bulu
Kalender Tanam
Layanan Online Alsin
Phonska dan Petrorganik Meningkatkan Hasil Padi Sawah Di Kabupaten Limapuluh Kota PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 11 September 2012 14:39

Untuk menyebar luaskan teknologi pertanian dan meningkatkan hasil padi sawah di Sumatera Barat, maka pada tanggal 10 September 2012 telah diadakan temu lapang  panen raya padi sawah pada lokasi penelitian Uji Efektifitas Phonska dan Petrorganik  di Nagari Tungkar Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan ini dilaksanakan pada sawah Kelompok Tani Piliang Tobiang yang merupakan kerjasama PT Petrokimia Gresik dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat serta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan penelitian ini memperkenalkan dan melihat efektifitas pupuk Phonska dan pupuk organik (Petroganik) dari PT. Petrokimia Gresik terhadap hasil padi sawah. Petrorganik sebagai pupuk dasar diberikan sebanyak 500 kg/ha, Phonska 300 kg/ha diberikan dua kali yaitu, 150 kg diberikan sebagai pupuk dasar dan 150 kg lagi sebagai pupuk susulan. Urea sebanyak 200 kg/ha diberikan tiga kali pemberian, yaitu 50 kg sebagai pupuk dasar, 50 kg sebagai pupuk susulan pertama dan 100 kg diberikan sebagai pupuk susulan kedua. Varietas yang digunakan merupakan varietas lokal dengan nama  Kuning Solok yang banyak di tanam oleh petani di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Temu Lapang Panen Raya dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala Penyuluhan Pertanian, Perkebunan, Peternakan Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Limapuluh Kota, Kepala BPTP Sumatera Barat, Direksi PT. Petrokimia Gresik, Camat Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Wali Nagari Tungkar, Mispika Kecamatan Situjuah dan para pejabat di kabupaten, kecamatan, para penyuluh pertanian di kecamatan serta peneliti dari BPTP Sumatera Barat. Kegiatan juga menghadirkan petani anggota Kelompok Tani Piliang Tobiang dan petani dari kelompok tani di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Dari kata sambutan yang disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Piliang Tobiang, Edirahman dan Wali Nagari Tungkar mengucapkan terimakasih atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan oleh BPTP Sumatera Barat, PT Petrokimia Gresik dan Penyuluh Pertanian. Binaan yang diberikan dalam kegiatan ini telah memberikan peningkatan hasil padi sawah varietas Kuniang Solok menjadi 7,7 t/ha sementara itu hasil padi petani lainnya hanya mencapai hasil 5,25 t/ha. Menurut Ir. Ismon L, MSi yang mewakili kepala BPTP Sumatera Barat, “ peningkatan hasil padi sebesar kurang lebih 2,50 t/ha merupakan peningkatan hasil yang cukup tinggi. Diharapkan peningkatan hasil ini diikuti pula dengan peningkatan peningkatan pendapatan petani yang diharapkan kedepannya terjadi pula peningkatan kesejahteraan masyarakat tani”.

Ir. Ismon, MSi juga mengemukakan bahwa kendala peningkatan hasil padi sawah di Sumatera Barat antara lain disebabkan  terbatasnya jumlah atau macam varietas padi sawah sesuai dengan selera mansyarakat Minang dengan rasa nasi pera. Sementara varietas unggul yang banyak dilepas oleh Lembaga Penelitian umumnya dengan rasa nasi pulen. Permasalahan lain adalah sebagian besar lahan sawah di Sumatera Barat kandungan bahan organiknya tergolong rendah dengan kadar C.organik < 2,0 %, yang menyebabkan rendahnya efisiensi pemupukan.  Khusus tentang bahan organik tanah yang rendah ini penanggulangannya adalah dengan penambahan bahan organik ke dalam tanah. Selama ini petani cenderung melakukan pembakaran jerami dan jarang melakukan pengomposan jerami. Petani lebih suka menggunakan pupuk yang siap pakai. Saat ini PT. Petrokimia Gresik memperkenalkan pupuk Petrorganik yang pemberiannya sangat mudah dan harga terjangkau dan mudah didapatkan di pasar dan termasuk golongan pupuk bersubsidi. Kegiatan kerjasama semacam ini kedepannya sangat diperlukan untuk mempercepat menyebaran inovasi teknologi dalam upaya  meningkatkan hasil padi sawah. Direksi PT Petrokimia Gresik atau yang mewakili, dalam kata sambutannya mengemukakan bahwa dimasa mendatang program ini akan tetap dilanjutkan dan penelitian yang lebih terinci diperlukan untuk memperoleh hasil yang lebih tepat.  Selanjutnya Direksi PT. Petrokimia Gresik juga berharap apa yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi acuan rekomendasi dalam kegiatan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten.

Bupati Limapuluh Kota yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Ir. Muhammad Yunus, MP. mengemukanan bahwa untuk meningkatkan hasil padi sawah perlu memberikan hara mikro dan makro. Karena sebagaian besar lahan sawah di Kabupaten Limapuluh Kota memperlihatkan kekurangan unsur hara tersebut. Dengan adanya kegiatan penelitian atau petak percontohan (Demplot) ini telah dapat memberikan gambaran bagi petani dalam berusaha tani padi sawah. Muhammad Yunus, mengajak petani untuk berkelompok, karena dengan berkelompok segala usaha akan memberikan hasil yang positif, sembari mengajak BPTP Sumatera Barat untuk bersama-sama merencanakan Nagari Tungkar menjadi lokasi pertanian terpadu. Untuk tahun 2013 Nagari Tungkar atau Kelompok Tani Piliang Tobiang akan diberi bantuan 32 ekor sapi yang kedepannya diharapkan akan berkembang dan dapat memanfaatkan kotoran sapi menjadi pupuk organik. Kegiatan ini sangat perlu mendapat sentuhan inovasi teknologi, tentunya peran BPTP Sumatera Barat sangat kami harapkan (Irmansyah Rusli)

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com